Komunitas Peduli AMI Ternate Maluku Utara Menggelar Orasi Di Gedung Dirdjen Kelembagaan Dikti

 

Busur News Com, Jakarta – Representasi pemerintah yang menjadi penghambat untuk mencerdaskan anak bangsa saIah satunya adalah Dirjen KelembagAn Dikti, yang dimana semangat pendidikan yang tinggi dari Akademi  Maritim Indonesia(AMI) Ternate di musnahkan dengan kebijakan Dirjen Kelembagaan  Dikti yang reIa menabrak aturan KEPMEN dan KEPDIRJEN bersikukuh tidak ingin mengeIuarkan Surat Ijin Pendirian Perguruan Tinggi Akademi Maritim  Indonesia (AMI) Ternate,”, ujar A.Aziz Fadirubun selaku koordinator lapangan.

Mencerdaskan anak Bangsa adalah kewajiban pemerintah menurut UUD 1945. Bagaimana jika pemerintah sendiri kemudian menjadi penghambat untuk mencerdaskan anak bangsa, tentu sikap untuk menghambat amanah UUD 1945 daIam mencerdaskan anak bangsa adaIah kebijakan meIawan UUD 1945.

Yayasan yang menaungi AMI Ternate teIah memenuhi seluruh persyaratan yang di wajibkan oIeh KEPMEN dan KEPDIRJEN ataupun aturan Iain yang terdapat syarat pendirian perguruan tinggi swasta. Kenapa…?sebab apa….?aIasan apa…? Dirjen Kelembagaan  Dikti bersikukuh tidak ingin mengeluarkan Surat Ijin Pendirian Perguruan Tinggi  Akademi Maritim Indonesia  (AMI) Ternate sekaIipun AMI Ternate teIah memenuhi seluruh Persyaratan Pendirian Perguruan TinggI AMI Ternate.

“Tentu kebijakan Dirjen Kelembagaan Dikti elah melanggar/melawan aturan Pemerintah sendiri dan bahkan tidak merujuk kepada aturan yang ada. Sehingga kami dari Komunitas  AMI Ternate dengan sangat Tegas menyatakan sikap :

Copot Jabatan Dirjen Kelembagaan Dikti daIam waktu secepatnya.

Keluarkan Surat Ijin Pendirian Perguruan Tinggi AMI Ternate hari ini juga.Jika Dirjen Kelembagaan Dikti tidak Iagi mematuhi aturan Hukum  maka bubarkan Dirjen Kelembagaan Dikti.

Kami juga menduga bahwa ketidakpatuhan Dirjen Kelembagaan Dikti terhadap aturan Hukum perlu kita curigai, jangan-jangan Pungli itu terIahir subur di Dirjen Kelembagaan Dikti.

“Maka KPK dan pihak kepoIisian perlu kita desak untuk meIakukan penyeIidikan Dirjen Kelembagaan Dikti atas kecurigaan kIta,”tutup A.Aziz. (Ria)