Kategori
Koperasi & UKM

Komitmen Komenkop Memperjuangkan Pajak Penghasilan Bruto UMKM 1% Menjadi 0.3%

 

Busur News Com ,Jakarta – Menteri Koperasi Berpihak Membela Kepentingan UMKM pertemuan dengan  Presiden Joko widodo di Istana Negara Waktu lalu tentang perihal penurunan  Pajak Bruto 1% menjadi 0.3% dan omzet di naikkan dari 4.8 milyar menjadi maximal 10 milyar begitu supaya lebih berdaya saing.Demikian jelas Anto Suroto ketika ditemui redaksi di Jakarta,Jumat (31/3/2017).

APIKI & UMKM Peduli taxe amnesty dan Taxe Bruto Penghasilan 1 % dari Omzet Bruto.

Menteri Koperasi dan UMKM Prayoga sedang diwawancara awak media masalah penurunan pajak UMKM.

Kementrian Koperasi dan UMKM dalam pertemuan dengan President Joko Widodo di waktu yang lalu, bahwa UMKM seluruh Indonesia memohon kepada  Presiden supaya  pajak UMKM  yang 1% dari Bruto agar dapat di tinjau kembali .

Dengan demikian Menteri Koperasi yang menginginkan dengan Satu visi dan misi antara program dan realita terhadap Daya saing Product Indonesia.
yaitu,

Fasilitas KUR yang 9 % menjadi 7%

Pajak Penghasilan UMKM  yang semula 1% seharusnya bisa di turunkan maximal 0.3 atau 0.5 % dari Bruto.

Para UMKM seluruh Indonesia datang ke Istana

Seperti inilah yang selalu membuat UMKM takut untuk melakukan Kejujuran dengan usahanya karena  sangat memberatkan UKM.

“Saya Selaku UMKM hanya bisa memberikan masukkan agar kiranya Kepihakan Pemerintah kepada UMKM akan lebih Berdaya Saing dan Mendorong UMKM lebih Bankable dan lebih mudah .

“UMKM telah berhak memberikan Program Kreatif Promosi di Kementrian Koperasi maupun di SMESCO yang memberikan Program LPDB yang sangat di rasakan manfaatnya oleh UMKM menjadi 7%.,” ungkapnya

Jika Presiden Jokowi kiranya bisa memberi jawaban perihal Pajak Bruto UKM dengan 0.3 atau 0.5 % dan Plafon omzetnya idealnya di bawah 10 Milyar itu akan lebih Baik.
Karena UMKM akan Bangkit lebih Cepat dari yang 7 sekarang ini di jalani dengan usahanya.

Menteri Koperasi dan Perdagangan serta Menteri Perindustrian yang telah mensosialisasikan Program seperti :

UMKM Jogya sedang taxe amnesty hari terakhir.

Logistic Gudang Barikat IKM free Taxe
Dengan catatan Khusus agar Berdaya
Saing Product UMKM.
Dengan Tuntutan dan Suka tidak suka kita harus memiliki daya saing F.T.A
Sosialisasi Pasar M.E.A berdaya saing.
Memberikan Pendampingan SDM yang lebih baik dalam Perubahan Mental Blok lebih Bankable dan profesional.

“Maka saya  hanya bisa menghimbau agar Taxe Amesty ini adalah peluang Perubahan Mental Blok menjadi Bankable dan profesional,”ujar Anto Suroto.

“Jika dgn Perubahan Pajak Penghasilan tersebut dapat di Turunkan menjadi 0.3% dari Bruto itu juga dapat membangun Kesadaran untuk UMKM taat Pajak,”pungkasnya.

“Kalau saya lihat jika secara Terintegrasi untuk Membangun Daya Saing dan peningkatan Wirausaha itu Out Put nya akan jauh lebih baik lagi,”tutupnya.

(Riena).