Kios, Rumah Dibakar Dan Dijarah, Tambah Memanas Tawuran Antar Pemuda Belawan Bahari

 

Busurmews.com, MEDAN BELAWAN – Suasana Belawan Bahari mencekam, kembali terjadi terpecah Aksi tawuran semakin memanas. Puluhan pemuda dan remaja terlibat keributan saling lempar batu dan molotov berlangsung di Jalan KL Yos Sudarso, Km 22, Kelurahan Belawan Bahari l, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Rabu (21/7) dini hari.

Tawuran kali ini semakin meluas, para kedua belah pihak kubu yang terlibat aksi tawuran telah merusak sejumlah rumah dan warung milik warga.
Para pelaku tawuran banyak yang mengalami luka luka akibat dari lemparan batu dari lawannya.

Tidak hanya rumah warga yang menjadi korban aksi tawuran, satu Gereja rumah ibadah nyaris terbakar akibat lemparan bom molotov.

Pantauan wartawan Media 24 jam Hendra di lokasi, tidak diketahui secara pasti penyebab tawuran yang berlangsung. Namun, secara tiba-tiba kedua kelompok telah kumpul di jalan yang mengakseskan Medan – Belawan. Keduanya, saling serang lemparan batu dan molotov.

Suasana di lokasi tampak ricuh, sebagian dari pelaku ada yang merusak dan membakar kios milik warga. Bahkan, aksi anarkis berujung penjarahan. Sebab, sejumlah pemilik warung yang dirusak kehilangan sejumlah barang dari tempat usahanya tersebut.

Dimana saat warga sedang kesulitan di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Ada seorang ibu berinisial Rita (45) salah satu pedagang disekitar tawuran mengatakan, dirinya kehilangan sejumlah barang beharga.

“Seorang ibu menangis yang rumah berada ditempat kejadian tawuran yg barang barang perabot dijarah mereka, menanyakan sama petugas Kepolisian, Gimana pak, barang elektronik, kompor gas, dan uang 4 juta rupiah hingga emas yang dilemari habis diambil mereka,” ucapnya.

Dirinya berharap kepada pihak kepolisian untuk cepat mengatasi tawuran yang sangat sering terjadi di Kelurahan Belawan Bahari tersebut

“Semoga Polisi bisa menangkap para pelaku dan bisa mengatasi aksi tawuran ini,” harap ibu 4 anak itu.

Beberapa jumlah personel yang dikerahkan Petugas kepolisian tiba di lokasi tawuran, untuk membubarkan para remaja, Polisi menembakan gas air mata.

Akhirnya petugas kepolisian dari Mapolsek Labuhan dan Mapolres Pelabuhan Belawan berhasil menguasai lokasi tawuran, Polisi menyisir lokasi dan menangkap 3 pemuda yang ikut dalam aksi tawuran.

Candra Salah satu warga Kelurahan Bahari mengatakan, rumah dan warungnya dirusak dan dibakar pelaku tawuran.

“Dari salah satu warga yang tempat tinggal rumahnya di lokasi kejadian tawuran, “jalasnya. Saya, istri dan anak-anak harus mengungsi karena pelaku tawuran menjarah isi rumah,” katanya.

Aksi tawuran yang melibatkan pemuda dari Lingkungan 1 sampai 13 dari Kelurahan Belawan Bahari dengan pemuda Jalan Pulau Krakatau Kelurahan Belawan Bahari membuat suasana mencekam, beberapa dari mereka yang terlibat tawuran mengalami luka-luka dan korban jiwa.

Polisi melakukan pembubaran dengan tembakan gas air mata berulang-ulang diletuskan ke lokasi pemuda yang terlibat tawuran dipimpin langsung Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Mhd R Dayan.

Dengan kondisi batu melayang di udara, polisi dengan bersusah payah masuk ke tengah-tengah kedua kubu yang terlibat tawuran.

Akhirnya, menjelang pagi aksi tawuran pemuda dapat terkendalikan. Suasana akses arus lalu lintas yang sempat terganggu kembali normal. Namun, sejumlah kios dan rumah termasuk pintu gereja tampak rusak di beberapa titik lokasi tempat kejadian tawuran antara pemuda dan warga.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Mhd R Dayan mengatakan, pihaknya sudah mengamankan tiga pelaku yang terlibat dalam tawuran di Belawan.

“Sudah tiga pelaku diamankan Mapolres Belawan petugas masih melakukan pengembangan lagi,” sebut Kapolres Dayan.

Dikatakan Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Pol Dayan, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat, agama dan pemuda untuk mencari tahu akar permasalahan tawuran tersebut.

“Siang ini kita akan lakukan rapat bersama, apa yang menjadi masalahnya akan segera kita cari solusinya,” pungkasnya. (RED/VENUS NEWS)