Ketum Gasantara :Kekalahan Kontestasi politik Diganjar Begitu Dalamnya Kesedihan Dan Gelombang Simpati Masyarakat

 

Oleh : Dr. Dhedi Rochaedi Razak, S.HI, M.Si

 

Busur News Com , Jakarta –Ketua Umum GARSANTARA ( Garda Santri Nusantara), dhedi_razak menilai,
*belum pernah dalam sejarah politik Indonesia, sebuah kekalahan di kontestasi politik diganjar dengan begitu dalamnya kesedihan dan gelombang simpati masyarakat*.
” Ahok boleh kalah, tapi seribu orang baik lainnya akan muncul memimpin Indonesia,”
kata dhedi razak, Kamis (27/4).
Kekalahan Ahok-Djarot tak akan menyurutkan langkah anak bangsa untuk terus memperbaiki Indonesia.
Sebab, di berbagai daerah terus bermunculan sosok-sosok yang bisa diandalkan.

Di berbagai daerah telah dan akan terus bermunculan sosok-sosok pembaharu,
dalam diri Ridwan Kamil di Bandung,
Risma di Surabaya,
Nurdin Abdullah di Bantaeng, atau
Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi,”.

Sebelumnya, Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri DKI Jakarta, Mawardi mengklaim, selama dua hari terakhir karangan bunga yang datang mencapai 1.000 buah.
Padahal saat hari pertama pengiriman karangan bungan, Senin (24/4), baru ada sekitar 100 buah.

“Informasinya sekarang sekitar 1.000 karangan bunga, namun sedang didata dulu.
Sama nanti ada tim, tapi informasi ke saya sudah ada 1.000 karangan bunga,”
katanya saat dihubungi di Jakarta.
Ucapan yang tertulis di karangan bunga bermacam-macam.
Seperti ‘Dari Kami Yang Belum Bisa Move On’,
‘Terima kasih Pak Ahok Atas Kerja Kerasnya Selama Ini.
Andalah Pemimpin Sejati.
We Love You, We Will Miss You’.

Ada juga karangan bunga ‘Dari Fans Berat Bapak Ahok’.

Isi pesannya,
‘Kalian Nggak Oke Oce tapi Kalian Mantan Terindah.
Anda Pahlawan di Hati Kami’.
Nama pengirim lainnya tak kalah unik, seperti
‘Blessing Moms NKRI’
dan
‘Pengagum-Pengagummu’.

“Karangan bunga sudah berdatangan sejak kemarin.

Paling banyak pagi ini.
Sudah mencapai seratusan.
Semuanya berisi ucapan terima kasih kepada Pak Ahok,”
jelas Ngatiyo, petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) Balai Kota.

Berdasarkan pantauan, karangan bunga tersebut dipasang di depan Balai Kota DKI Jakarta.
Dalam karangan bunga tersebut tersemat pesan,
‘satu kekalahan seribu bunga merekah, terima kasih Ahok’.
“*Kami (GARSANTARA) akan terus mendukung kandidat-kandidat terbaik dalam Pilkada serentak Februari 2018 mendatang*,”

(Riena)