Ke-Alpa-an Terhadap Pendidikan Anak di Masa Pandemi……?

Caption : Penulis .Loohk Mahfudz

Busurnews com|MALANG RAYA,- Sebuah artikel mini,tulisan yang menarik menyikapi dunia pendidikan anak-anak ditengah pandemi covid 19.Ditulis oleh seorang anggota dewan (penulis aktif dimedsos) yang konsern dibidang pendidikan.

Penulis adalah politisi asal Partai Amanat Nasional dengan basis Dapil Kedungkandang, selain masih aktif sebagai anggota dewan ,juga sebagai penasehat Indonesia Bekerja (INAKER )PC Kota Malang,sebuah organisasi nasional yang dalam anggaran dasarnya menyatakan sebagai organisasi yang bermitra aktif dengan pemerintahan dan pengusaha baik ditingkat Nasional,Regional maupun lokal Kab/Kota.

Mari kita baca dan simak tulisan pendek yang diambil dari unggahannya di medsos.

Penulis : Lookh Mahfudz

Masa PENDEMI yang hampir berjalan 2 tahun ini bukan saja mengkhawatirkan sisi ekonomi; namun aspek lain yang lebih turut terdampak adalah soal pendidikan anak. Yang pertama soal agenda harian anak- anak yang sebelumnya tertata dari bangun pagi, sekolah dan jadual lainnya sebagai penunjang pendidikan; terpaksa harus berubah [ termasuk pendidikan agama ]. Jika orang tua dan pemerintah tidak memiliki formulasi konkrit untuk mengatasi perubahan tersebut [ bukan saja ] orang tua yang akan merugi, pemerintah- pun akan merugi utamanya persiapan generasi mendatang.

Solusi antisipasi menghadapi situasi ini, al;
1. Kesiapan orang tua untuk menggantikan peran guru dengan kapasitas masing- masing yang tentunya jauh dari kemampuan sebagai seorang guru ?
Tentu persoalan ini tidak ditumpukan semua tanggung jawab kepada orang tua saja, namun pemerintah harus hadir untuk menjawab persoalan ini.

2. Salah satu hal yang barangkali harus dilakukan pemerintah untuk menjawab persoalan ini adalah; pemerintah melakukan pendidikan pada orang tua melalui penerbitan buku cara mendidik anak yang baik; simple dan terukur serta bisa dievaluasi.

Dalam tulisan ini, barangkali ada pembaca yang memiliki keresahan yang sama terhadap pendidikan anak, peran serta orang tua dan lain-lain

Karena keterlibatan kita dalam persoalan ini, adalah bentuk tanggung jawab kita terhadap keberlangsungan bangsa.

Malang, 14 Juni 2021
(Li)