Kategori
KPK

Kasus Korupsi Alquran Bergulir

 

Busur News Com, Jakarta – Sekretaris Dewan Kehormatan (Wanhor) Partai Golkar Priyo Budi Santoso membenarkan bahwa materi pertanyaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap dirinya seputar latar belakangnya sebagai Wakil Ketua DPR periode 2004-2009, kala kasus korupsi Alquran bergulir.

“Normatif mengenai masalah ini. Ya (soal proyek pengadaan Alquran) di Kemenag yang pak Fahd A Rafiq ya,” ujar Priyo usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (10/5/2017).

Nama Priyo memang pernah disebut ketika sidang vonis perkara tersebut dengan terdakwa Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetia. Saat itu, Priyo dikaitkan dengan catatan fee yang ditulis Fahd. Namun Priyo enggan menanggapi tentang hal itu.

Dalam kasus ini, Fahd menjadi tersangka karena diduga menerima duit sekitar Rp 3,4 miliar diduga imbalan dalam pemulusan proyek pengadaan tersebut. Ketua DPP Golkar bidang pemuda dan olahraga itu ditahan pada hari Jumat (28/4) usai diperiksa penyidik KPK

Merujuk pada putusan perkara korupsi proyek Alquran di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, 30 Mei 2013, Fahd masuk dalam fakta hukum putusan terdakwa korupsi Alquran, Zulkarnaen Djabar dan Dendy Prasetia.

Fahd disebut ikut membantu Zulkarnaen mengintervensi pejabat Kemenag untuk memenangkan perusahaan pelaksana proyek pengadaan Alquran dan laboratorium.

(Od,Rn).