Kades Songgomjaya diduga menggelapkan uang pengurusan IMB sebesar 130 juta

 

Busurnews.com,Serang.- Hukuman kades Songgomjaya Kec.Cikande kab Serang , Supendi (52) belum dapat dilaksanakan sebab permohonan kasasi terdakwa dugaan penggelapan uang pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB) dan izin gangguan
(hinderor donantie/HO) milik PT Mitra Karya Texindo (MKT) belum diputus.

M.Maelan Kep.seksi pidana umum mengatakan,” Masih proses kasasi kalau salinannya sudah putus akan langsung dieksekusi”Jelasnya.kepada team redaksi BNC pada minggu lalu senin ( 27/11) di SONGGOM JAYA Kec.CIKANDE Kab.SERANG.

Perlu diketahui Supendi divonis penjara selama 6 bulan di pengadilan negeri Serang Kamis(4/5).Majelis hakim yang diketuai Ni Putu Sri Andayani menilai ,perbuatan terdakwa Supendi telah memenuhi unsur- unsur pasal 378 KUHP sebagaimana dakwaan pertama.Putusan ini lebih ringan 1 bulan dibanding putusan jaksa penuntut umum.karena perbuatan tersebut telah merugikan orang lain .

selama persidangan.Supendi mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi dia dijatuhi hukuman 4 bulan penjara( 13/7) lebih ringan 2 bulan.
Namun supendi masih belum puas dia mengajukan permohonan kasasi ke mahkamah agung.dia tidak ditahan melainkan jadi tahanan kota(Bukan bebas).

Kejadiannya , Supendi Kepala Desa Songgomjaya saat itu datang ke PT MKT di Songgomjaya meminta pihak managemen untuk mengurus IMB dan HO .Supendi menekankan pengurusan dokumen perizinan tersebut melalui dirinya .

Akuntan Elfrida akhirnya menuruti permintaan tersebut Supendi meminta uang 210 juta dengan syarat ada surat pernyataan selesai dalam waktu 20 hari.

Pada (9/8) Supendi kembali datang menyerahkan surat pengajuan pengurusan IMB dan izin HO meminta uang pengurusan 78% dan ditandatangani sendiri.

pada( 11/8)Elfrida mentransfer nya 130 juta ke rekening Kades Tersebut.Namun setelah 20 hari tidak terbukti.Ternyata tidak pernah diajukan ke Badan Perizinan Terpadu Penanaman Modal.( BPTMP)kab.Serang. Akhirnya PT MKT mengurus sendiri hanya selesai dalam 14 hari dan PT tersebut harus mengeluarkan uang lagi sehingga mengalami kerugian tersebut.

Warga menginginkan Supendi kepala desa segera ditahan jangan divonis bebas , 20 Rukun Tetangga sudah bersiap- siap menyediakan petasan untuk dinyalakan apabila Supendi cepat ditahan .tanda rasa Syukur karena Kepala Desanya telah berbuat tidak jujur , telah menipu warganya.

Kenapa warga pasang petasan kegembiraan ? Karena warga sudah sakit hati dengan Kades Supendi misalnya , masalah penggarapan sawah dari pertama digarap setelah panen dia ambil dan saudaranya semua yang kerja panen sawahnya.

Dewan di desa PPD di rombak dan semua yang kerja yang dekat dengan dia saja.

Kalau para kiai adakan pengajian dia tidak pernah hadir dalam memberi sambutan,hanya diwakilkan saja.

Dan apabila ada yang meninggal tidak pernah di kunjungi dengan ucapan duka.

“Seharusnya Kades Supendi Dijebloskan ke penjara biar dia sadar “kata warga.

(Mrt,Rn)