Jumlah Titik Panas Indikator Kebakaran Hutan Dan Lahan Terus Melonjak

 

Oleh Dhedi Rochaedi Razak

Busur News Com,Jakarta –:Jumlah titik panas indikator kebakaran hutan dan lahan terus melonjak, Kemarin, satelit Terra dan Aqua melaporkan adanya 52 titik panas di delapan provinsi*.

“Jumlah titik panas terbanyak berada di Jambi 17, Bengkulu 12 titik, Sumatra Selatan 7, Lampung 6, dan Sumatra Utara, Sumatra Barat, serta Riau masing-masing 3 dan 1 di Bangka Belitung,”
kata Kepala BMKG Pekanbaru.

Tiga titik api di Riau, berada di Indragiri Hulu, Rokan Hilir, dan Rokan Hulu.
Kebakaran hutan dan lahan di Riau langsung ditangani Satgas Udara Siaga Darurat Karhutla Riau dengan menumpahkan 48 ton air ke Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.
Air diturunkan 12 kali dengan Helikopter MI-171 BNPB.

“Untuk sekali water bombing diangkut 4 ton air,”
kata juru bicara Lanud Roesmin Nurjadin Mayor Sus Rizwar.

Di darat, patroli karhutla memergoki praktik pembalakan liar di Kabupaten Pelalawan.
Tim dari Polsek Teluk Meranti itu menemukan tumpukan kayu olahan di hutan konservasi di Sungai Turip. –

📧
“*Barang bukti langsung dimusnahkan dengan cara dicincang dan dipotong*,”
kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo.

Di Sumatra Selatan, empat helikopter dan satu pesawat sudah disiagakan untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.
Armada itu disiapkan untuk water bombing, melakukan modifikasi cuaca, dan patroli.

“Kelima angkutan udara itu merupakan bantuan dari BNPB dan siap dioperasikan mulai 7 Juni.
Daerah rawan karhutla ialah Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, Ogan Ilir, Muara Enim, dan Penukal Abab Lematang Ilir,”
kata Staf Khusus Bidang Bencana Sumatra Selatan .

Kekeringan yang mengancam wilayah pertanian di Cirebon, Jawa Barat, juga diantisipasi Danrem 063/Sunan Gunung Jati dengan membentuk Satgas Pengairan.
Tim akan menindak tegas para mafia air yang beraksi di musim kemarau.

“*Selama ini mafia air selalu mengatur penggelontoran air kepada hanya yang bersedia membayar, petani yang tidak mau membayar tidak akan mendapat jatah air dari saluran irigasi*,”
Kata Danrem Kolonel Inf Veri Sudidjanto. –

Selain tentara, Satgas Pengairan melibatkan polisi, Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk-Cisanggarung, dan pemerintah daerah di Indramayu, Cirebon, serta Majalengka.

*negeri mafia petani miskin juga masih dikerjain*

(Rn)