JPU Tetap Tuntut Syahganda 6 Tahun, Kuasa Hukum Beberkan Ini

 

JAKARTA (Busurnews) Setelah sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta perpanjangan waktu untuk menanggapi nota pembelaan Pledoi Kuasa Hukum terdakwa DR. H Syahganda Nainggolan, PN. Kota Depok kembali menggelar sidang lanjutan pada Kamis siang, 15/4/2021.

Sidang yang dipimpin Ketua Hakim Ramon Wahyudi mengagendakan tanggapan JPU atas nota pembelaan Penasehat Hukum (PH) terdakwa.

Menanggapi pledoi PH terdakwa, JPU menganggap bahwa nota pembelaan Penasehat Hukum (PH) terdakwa tidak sesuai fakta dan mengaburkan perkara hukum yang sebenarnya.

Jaksa Syahnan Tanjung dan teamnya tetap dengan tuntutannya seperti yang disampaikan pada sidang Minggu lalu, Kamis 1/4/2021, bahwa terdakwa dikenakan Pasal 14, UU No.1 Tahun 2021 dan JPU menuntutnya hukuman 6 tahun penjara.

Sidang berjalan singkat, Hakim Ketua menjadwalkan sidang kembali pada hari Rabu minggu depan tanggal 21 April 2021, dengan agenda sidang tanggapan pihak terdakwa atas tanggapan JPU yang tetap menuntut 6 tahun terdakwa.

Menanggapi Replik JPU, Penasehat Huasa Syahganda berikan pernyataannya kepada awak media, bahwa apa yang disampaikan JPU dalam sidang tadi masih tetap pada tuntutan awal, dan apa yang disampaikan JPU tadi masih tetap sama, hanya berdasarkan BAP, bukan pada fakta persidangan.

Hal tersebut menurut kuasa hukum terdakwa, Syamsir Jalil, bahwa apa yang dilakukan JPU melanggar aturan, yang mana keputusan tuntutan hukuman JPU tidak berdasarkan pada fakta persidangan, melainkan hanya melihat BAP.

“Namun demikian pihaknya berkeyakinan bahwa Hakim akan memberikan putusan yang adil, profesional berdasarkan fakta, apalagi ini bulan Suci Ramadhan, karenanya pihaknya sangat yakin Insha Alloh DR. H. Syahganda akan bebas, tambah Abdullah Alkatiri, koordinator PH Syahganda.(Bbg)