Kategori
opini publik

Jaga Persatuan Indonesia, Stop Intimidasi Penyidik KPK

 

 

Opini Publik

 

Busur News Com,Jakarta- Pagi ini kembali aksi kekerasan dan teror fisik dilakukan terhadap Novel Baswedan Penyidik senior KPK, teror berupa penyiraman air keras yang mengenai matanya terjadi di dekat rumahnya saat Novel Baswedan menunaikan sholat subuh di Masjid Al Iksan.
Teror dan Intimidasi bukan pertama kali didapatkan penyidik senior KPK tersebut namun sudah sering terjadi termasuk kecelakaan mobil yg dialaminya di NTB.

Maka tidak heran jika penyidik KPK sering mendapatkan teror fisik dan ancaman psikis sedemikian rupa yg dapat mengakibatkan lumpuhnya lembaga tersebut sebagai lembaga pemberantasan Korupsi di Indonesia.

KPK yang saat ini sedang mendalami banyak kasus besar seperti kasus korupsi e-KTP yang melibatkan banyak nama tokoh politik dan pejabat publik tentu memggelisahkan bagi sebagian kalangan. Kasus kasus besar yg dapat menyeret beberapa nama penting menjadi momok menakutkan untuk kepentingan kepentingan sebagian kelompok. Belum lagi kasus kasus di DKI Jakarta yang dapat menyeret nama Gubernur Jakarta.

Kami menilai upaya teror tersebut adalah sebuah upaya pelemahan terhadap lembaga KPK, agar beberapa kasus besar tidak terungkap dan akhirnya lenyap.

Untuk itu Kami Relawan Cinta Persatuan Indonesia menyatakan

1. Mengutuk Keras tindakan kekerasan dan intimidasi yang dilakukan kepada Novel Baswedan.

2. Menuntut dan mendesak Negara cq. Presiden Joko Widodo utk tegas menjadi ujung tombak dan hadir dlm keberpihakan pada upaya pemberantasan Korupsi, serta melindungi KPK dr intimidasi dan teror dr oknum3 yg mencoba melemahkan KPK.

3. Mendesak pihak Kepolisian Republik Indonesia menyelidiki dan menangkap pelaku teror serta mengusut secara tuntas dan transparant aktor dibalik aksi tersebut. Tindakan yg tepat dan cepat dibutuhkan agar tidak timbul keadaan saling curiga yg kecenderungannya menjadi sumber perpecahan.

4. Stop menggunakan KPK sebagai alat kepentingan politik yang malah akan merusak dan melemahkan KPK. KPK adalah lembaga independent yang harus terbebas dari segala macam persoalan politik di tanah air. KPK adalah lembaga hukum yang harusnya dapat menjadi ujung tombak dari pemberantasan korupsi yang saat ini semakin merajalela.

5. Hentikan segala macam upaya Kekerasan dan Intimidasi kepada para penegak hukum di KPK, yang bertujuan untuk menimbulkan rasa takut yang bertujuan untuk mengaburkan kasus kasus korupsi agar tidak terkuak.

6. Menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, bersama tokoh3 masyarakat utk bersama menjaga PERSATUAN INDONESIA dan dapat menahan diri, terutama dlm mengeluarkan statement yg justru akan memperkeruh suasana.

7. Mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan dukungannya kepada KPK dan seluruh penyidik KPK agar bekerja maksimal dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi.

*Relawan Cinta Persatuan Indonesia*
– Teguh Eko Prastyono (TEP)
– Yanti Kerlip
– Yongki Jonacta Yani
– Febby Lintang
– NS Aji Martono
– Sugiarto Parikesit
– Ahmad Hadi Hardilani
– Agus Supriyanto
– Harianto Syah Putra
– Alexia Sumbaga Purba
– S. gunawan Sinambela
– Dadan Hamdani
– Wisnu Simba

(Riena)