Kategori
Ekonomi

ISPI Desak Perusahaan Besar Non BUMN Ikut Tanggung Jawab Soal Pandemik Covid-19

 

Busurnews.com, JAKARTA,- Direktur Kajian Indonesian of Social Political Institute (ISPI), Deni Iskandar meminta kepada semua pengusaha di luar naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk bahu membahu membantu masyarakat yang saat ini terkena dampak penyebaran Virus Corona atau COVID-19 di Indonesia.

Ia menilai, dalam menanggulangi persoalan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, tidak cukup dengan peran pemerintah pusat maupun pemerintah daerah saja, akan tetapi dibutuhkan peran semua pihak, termasuk para pengusaha.

“Penyebaran Virus Corona ini, bukan hanya tugas pemerintah saja, akan tetapi tugas semua pihak, termasuk para pengusaha.” Kata Deni Iskandar, Rabu (29/04) dalam keterangan tertulisnya.

Deni menuturkan, ada banyak perusahaan-perusahaan besar di Indonesia, yang itu sifatnya di luar naungan BUMN maupun BUMD, seperti Sinarmas, Bumi Serpong Damai (BSD), Summarecon, Lippo Group, Agung Podomoro Land, Artha Graha Group dan lainnya.

Deni menegaskan, selama ini peran perusahaan-perusahaan besar di Indonesia hanya sebatas menjalin bisnis dengan negara. Padahal ada kewajiban bagi perusahaan untuk mensejahterakan masyarakat selain membayarkan pajak ke negara, seperti diatur dalam undang-undang.

“Perusahaan-perusahaan besar di Indonesia, harus ikut bertanggung jawab, atas penyebaran Virus Corona ini, mereka juga harus membantu pemerintah dalam penanggulangan wabah Covid-19 ini, jangan sampai perusahaan besar seperti Sinarmas, BSD, Summarecon, Lippo Group, Agung Podomoro Land, Artha Graha Group dan lainnya tutup mata, mereka punya tanggung jawab membantu negara,” tegas Deni.

Informasi, berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang Stabilitas Perekonomian di masa pandemi corona Pemerintah Pusat telah menggelontorkan dana sebesar Rp 405,1 triliun.(***)