Imam Syafii : KIRIM surat Ke Kemenpan kurangnya 21 ribu guru agama di sekolah umum

 

Oleh:Dhedi Rochaedi Razak

BusurNews.Com,Jakarta – Direktur Pendidikan Agama Islam Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Imam Syafi’i mengatakan,
*Pihaknya sudah mengirim surat kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) terkait KEKURANGAN 21 ribu GURU AGAMA di SEKOLAH UMUM*.

*KURANGNYA GURU AGAMA terjadi lantaran beberapa tahun belakangan ini TIDAK ADA formasi PENGANGKATAN GURU AGAMA di SEKOLAH UMUM, yang mana hal itu merupakan kewenangan dari Kemenpan*.

“*Makanya kita sudah bersurat itu ke Kemenpan sama Kemendagri, sehingga nanti kewenangannya dari Pemda-Pemda juga bisa ngangkat*,”

*Sebenarnya berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 Pemerintah Daerah juga dapat melakukan pengangkatan guru agama di sekolah, Namun selama ini tidak dilakukan sehingga terjadi kekurangan guru agama*.

Dalam PP 55 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan disebutkan,
*Terutama pada pasal 6 ayat (1), Pemerintah Daerah memungkinkan untuk membantu dalam penyelenggaraan pendidikan agama, termasuk dalam pengangkatan dan pendanaannya*.

Kurangnya guru agama di sekolah umum tersebut mempunyai dampak yang sangat besar terhadap proses pembentukan karakter siswa.
Apalagi, Indonesia merupakan negara berpenduduk mayoritas Muslim.
Kekurangan guru agama di sekolah terjadi di berbagai daerah, salah satu daerah yang mengalami kekurangan guru yang signifikan adalah daerah Nusa Tenggara Timur (NTT).

— Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menyatakan
*GURU termasuk pekerjaan yang dikecualikan dalam MORATORIUM PNS*.

“GURU TERMASUK YANG DIKECUALIKAN,”
kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kemenpan RB Herman Suryatman.

Herman menjabarkan,
*moratorium rekrutmen CPNS guru termasuk yang dikecualikan*.

Namun,
*formasi harus diusulkan oleh masing-masing pejabat pembina kepegawaian* (PPK).

Kemanpan RB belum ada rencana untuk pengangkatan guru agama.
Alasannya,
*Kemenpan RB baru saja mengumumkan hasil seleksi untuk GURU GARIS DEPAN (GGD).

(Rn)