Kategori
Siraman Rohani

Imam Besar Al Ghazali : Lapar Merupakan Pintu Untuk Menahan Segala Macam Nafsu Sehingga Lebih Mudah Ditundukan

 

Oleh : Dhedi Rochaedi Razak

Busur News Com,Jakarta – Menurut Imam Besar Al Ghazali, lapar merupakan pintu untuk menahan segala macam nafsu sehingga lebih mudah untuk ditundukkan.
*Itu juga yang menjadikan manusia mulia di hadapan Allah SWT*.

Namun melawan hawa nafsu hal yang paling sulit dilakukan manusia.

Nabi Muhammad SAW berkata kepada para sahabat usai menyelesaikan sebuah perang yang sangat berat.
“Kita baru saja selesai dari perang kecil.
Kita akan menjumpai perang yang lebih jauh besar.”

Para sahabat terheran-heran mendengar ucapan sang Baginda.
“Memang ada perang yang lebih besar lagi daripada perang melawan orang-orang kafir ya Rasulullah?”
kata sahabat.

Rasulullah menjawab,
“Ada, yakni melawan hawa nafsu.”

*10 manfaat menahan rasa lapar*:

Menyucikan hati, menerangi naluri dan menajamkan kecerdasan.

*Sebaliknya, rasa kenyang yang berlebih akan mewariskan kebodohan, membutakan hati, dan memperbanyak uap air di dalam otak*.

Hal ini membuat otak kesulitan menjalankan fungsinya dalam berpikir dan memahami segala sesuatu dengan cepat.

Melunakkan dan menjernihkan hati yang menjadikannya siap merasakan kebahagiaan bermunajat kepada Allah dan mendapat faedah dari mengingat-Nya.

Menumbuhkan rasa malu, sikap rendah hati dan hilangnya rasa cinta terhadap kemegahan, kegembiraan dan pola hidup bersenang-senang yang menjadi sumber sikap melampaui batas serta lalai terhadap Allah SWT.

Mengingatkan kita terhadap cobaan maupun azab Allah SWT, dan tidak menelantarkan orang-orang yang terkena musibah.

Menekan nafsu untuk berbuat maksiat, dan mengalahkan jiwa yang selalu memerintahkan kepada kejahatan.

Mencegah rasa ingin tidur dan membiasakan tidak tidur di malam hari.
Sesungguhnya orang yang perutnya kenyang akan minum banyak, dan orang yang banyak minum tidurnya akan banyak pula.

Mempermudah ketekunan dalam menjalankan ibadah.
Sesungguhnya, makan berlebihan akan menghalangi orang dari kemungkinan melaksanakan banyak ibadah karena dia memerlukan untuk makan, dan tentu saja membutuhkan waktu pula untuk membeli maupun memasak makanan tersebut.

Menjaga kesehatan tubuh dan mencegah penyakit.
Hal ini sebagai akibat dari menyedikitkan makan. Sesungguhnya faktor penyebab timbulnya penyakit ialah makan terlalu banyak dan berlebihannya komposisi unsur-unsur di dalam pencernaan serta pembuluh darah.

Biaya hidup yang ringan. Sesungguhnya orang yang terbiasa makan sedikit hanya membutuhkan uang yang sedikit.
Sementara, orang yang terbiasa makan kenyang akan merasakan bahwa perutnya terus-menerus menagih dan seolah-olah menarik urat lehernya setiap hari.

Tumbuhnya kebiasaan mendahulukan kepentingan orang lain dan bersedekah kepada anak-anak yatim, orang-orang miskin dengan kelebihan dari yang dibutuhkannya sendiri.

*Dengan mengetahui manfaat menahan rasa lapar di atas, semoga umat muslim lebih khusyu menjalankan ibadah puasa*.

 

(Rn)