I Ketut Tenang Ketua Umum Partai Rakyat

 

Busur News .Com,JAKARTA,Sabtu 23 September 2017. Partai Rakyat hari ini resmi berbadan Hukum dari Kemenkumham (Kementerian Hukum & Ham). Partai Rakyat muncul dengan slogan rakyat berkuasa negara berdaulat. Kedepannya Partai Rakyat akan mendukung setiap kebijakan Pemerintah yang terkait kesejahteraan rakyat, kata I Ketut Tenang, Ketua Umum Partai Rakyat KalibataJakarta Selatan (23/09/2017).

“Partai Rakyat memiliki slogan rakyat berkuasa, negara berdaulat. Dan, Partai Rakyat benar-benar berjuang untuk kepentingan Rakyat

15 Agustus 2015, di deklarasi kan di Ancol. Rakornas 14 Mei 2017.

Neneng: sebagai wadah masyarakat.
Partai Rakyat sudah terbentuk 34 DPD seluruh Provinsi .DPC 517, 4500 PAC
Dengan adanya partai rakyat masyarakat antusias, kami semoga bisa ikut pemilu 2019.
Kedepannya Partai Rakyat mudah2an diminati masyarakat. .
Terbentuk nya partai rakyat bisa menjunjung kearifan Lokal. Kami berharap bangsa kita bisa berdiri di kaki sendiri.
Dan mudah2an bisa menjadikan kita menjadi mandiri, tidak tergantung dari luar negeri.
Potensi SDA kita belum bisa dimaksimalkan oleh masyarakat.

Kongres rencana bulan Oktober

Neneng: Kami punya ciri khas, sendiri. Warna merah melambangkan warna cinta yang membara. Kita juga akan mendukung partai yang pro rakyat.
Kita akan membuat wadah yang terbaik untuk masyarakat, kita tidak akan mementingkan kepentingan pribadi, tapi kepentingan untuk masyarakat.
Semoga kita bisa mandiri di kaki sendiri, dan mensejahterakan masyarakat.
Bagaimanapun, rakyat lah berkuasa, supaya negara berdaulat.

Sayap Partai, Inggit Garnasih, sebagai ormas perempuan yang mewakili perempuan.

Program Kedepan partai rakyat, yaitu pertama mensosialisasikan ke masyarakat, partai wong cilik.
Kedua, akan melakukan kongres, tujuan untuk berpartisipasi di KPU, dan bisa bersaing di pemilu 2019.

Partai Rakyat benar2 merakyat, yang mendukung awalnya para petani.
Indonesia merupakan negara agraris yang bermata pencaharian petani.

Program partai rakyat adalah yang mengusung dari bawah, seperti petani.
Kita mudah2an negara yang bisa swasembada sandang pangan, dan mudah2an terealisasi.pungkas Neneng, Wasekjen.( Bambang S)