Kategori
News

Hati- Hati Aplikasi one Man One Vote KTP Palsu Anda akan Terdekteksi

 

(Gbr.google)

Jangan gunakan KTP palsu anda jika tidak ingin tertangkap oleh aplikasi… One Man One Vote.

Pastikan Juga KTP Anda Tidak Di Duplikat

Busur News Com,Jakarta- UU no 12 2008 pASAL 115, tentang pelanggaran pilkada, dimana pemilih ganda atau seseorang yang menggunakan identitas palsu terancam hukuman pidana penjara.

1. Setiap orang yang dengan sengaja memberikan keterangan yang tidak benar mengenai diri sendir atau diri orang lain tentang suatu hal yang diperlukan untuk pengisian daftar pemilih, diancam dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) bulan dan paling lama 12 (dua belas) bulan dan denda paling sedikil Rp3.000.000,00 (tiga juta rupiah) dan paling banyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).

2. Setiap orang yang dengan sengaja menyebabkan orang lain kehilangan hak pilihnya dan orang yang kehilangan hak pilihnya tersebut mengadukan, diancam dengan pidana penjara paling singkat 12 (dua belas) bulan dan paling lama 24 (dua puluh empat) bulan dan denda paling sedikit Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah) dan paling banyak Rp24.000.000,00 (dua puluh empat juta rupiah).

3. Setiap orang yang dengan sengaja memalsukan surat yang menurut suatu aturan dalam Undang-Undang ini diperlukan untuk menjalankan suatu perbuatan dengan maksud untuk digunakan sendiri atau orang lain sebagai seolah-olah surat sah atau tidak dipalsukan, diancam dengan pidana penjara paling singkat 36 (tiga puluh enam) bulan dan paling lama 72 (tujuh puluh dua) bulan dan denda paling sedikit Rp36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah) dan paling banyak Rp72.000.000,00 (tujuh puluh dua juta rupiah).

4. Setiap orang yang dengan sengaja dan mengetahui bahwa suatu surat sebagaimana dimaksud pada ayat (3) adalah tidak sah atau dipalsukan, menggunakannya, atau menyuruh orang lain menggunakannya sebagai surat sah, diancam dengan pidana penjara paling singkat 36 (tiga puluh enam) bulan dan paling lama 72 (tujuh puluh dua) bulan dan denda paling sedikit Rp36.000.000,00 (tiga puluh enam juta rupiah) dan paling banyak Rp72.000.000,00 (tujuh puluh dua juta rupiah).

Aplikasi OneMan- OneVote dipersembahkan untuk masyarakat umum atau relawan yang ingin terlibat dalam memantau jalannya sebuah proses pemilihan di sebuah TPS, memiliki fitur yang berfungsi untuk mengawasi pendaftaran, melakukan penelusuran otentisitas data pemilih lewat NIK yang dicrosscheck ke data DPT KPU, mencatat jalannya pencoblosan secara real time, melaporkan hasil perhitungan di TPS dan laporan dugaan kecurangan yang terjadi di tempat pemungutan suara (TPS).
Dalam mengawal pemilihan yang jujur dan adil, maka OneMan- OneVote dapat melakukan Identifikasi pemilih beserta keaslian KTP dapat dilakukan OneMan-OneVote, dimana Data orang yang menggunakan KTP ganda atau KTP palsu akan dengan cepat terpantau, karena pelaporan secara real time oleh relawan ketika proses pendaftaran dan penelusuran data yang real time merujuk pada data DPT dan pemilih tambahan dari KPU. Demikian juga dengan penggunaan E-KTP dengan NIK yang tidak terdaftar di pada DPT atau tambahan KPU akan menjadi masukan seberapa jauh kecurangan terjadi dalam sebuah TPS.(Riena).

www.OneMan-OneVote.com