Dukung HMI Sumut Bongkar Dugaan Penyelewengan Anggaran di PLN

 

Busurnews.com, Medan Sumut – Saat ini Perusahaan Listrik Negara (PLN) memiliki utang sebesar Rp500 triliun. Jumlah utang tersebut sangat fantastis jika dibandingkan BUMN lainnya seperti Garuda Rp70 triliun dan BUMN lainnya.

Redaksi mendapat Informasi dari wartawan RPK RI yang berada di lokasi tersebut. “Pengelolaan anggaran di PLN pun kian dipertanyakan publik, bagaimana bisa PLN yang merupakan satu-satunya perusahaan yang menjual listrik ke masyarakat dan sektor usaha di Indonesia bisa merugi. Padahal jika beroperasi dengan profesional, PLN seharusnya untung.

Diduga kuat ada pengelolaan anggaran di PLN yang dikelola dengan tidak profesional bahkan diselewengkan. Seperti yang terjadi di PLN UIW Sumatera Utara (Sumut).

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara menemukan adanya dugaan penyelewengan anggaran yang terjadi di PLN UIW Sumut. Dugaan Penyelewengan atau dugaan korupsi terjadi dengan modus memberikan dana sponsorship kepada pihak eksternal PLN, kemudian oknum di PLN yang berwenang untuk menyalurkan anggaran tersebut memberikan hanya sebagian kecil dari total anggaran kepada pihak eksternal yang melaksanakan program, sedangkan sebagian besar dari anggaran program tersebut diambil oleh sang oknum tersebut.

Tak tanggung, bahkan pada 1 program saja dana yang disalurkan PLN UIW Sumut bisa mencapai ratusan juta rupiah. Parahnya pada satu program, oknum PLN diduga bekerja sama dengan kelompok tertentu dengan mencatut program *Presiden Joko Widodo* yakni program nasional *Food Estate*.

Yang lebih memiriskan lagi, Oknum PLN tersebut diduga kuat bekerja sama dan menyalurkan dana kepada kelompok yang tidak jelas, bahkan kelompok tersebut tidak memiliki kantor Sekretariat. Lantas apa juknis atau SOP yang diterapkan oleh PLN UIW Sumut sehingga memberikan dana yang besar kepada kelompok tersebut.

Untuk itu, HMI Sumut dikabarkan akan menggelar aksi unjuk rasa. Mari kita dukung HMI untuk mengungkap kasus tersebut agar dugaan penyelewengan yang ada di PLN bisa terungkap. RED/VENUS NEWS