Kategori
narkoba

Dua Kurir Jaringan Narkoba Ditangkap

Begini Kronologis Penangkapan Dua Kurir Narkoba Jaringan Internasional di Bandara SoettaDua kurir narkoba jaringan Internasional yang ditangkap di Bandara Soetta.(Banten Hits/Maya Aulia)

Busur News Com ,Tangerang – Interpol bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Bea Cukai menjelaskan kronologis penangkapan jaringan narkoba internasional yang merupakan bagian dari sindikat yang dikendalikan Warga Negara Asing (WNA). diketahui selama ini selalu menggunakan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang sebagai jalur penyelundupan. Kedua tersangka ORM (42) Warga Negara Afrika Selatan dan MT Warga Negara Mesir.

“ORM (42) warga negara Afrika Selatan yang terbang dari Singapura mendarat di Terminal Kedatangan Internasional 2D Soetta Minggu, (7/5/2017) terlihat mencurigakan gerak-geriknya dan langsung diamankan petugas,” ujar Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, Rabu (24/5/2017).

Saat dilakukan pemeriksaan intensif, petugas tidak menemukan dirinya membawa barang haram tersebut. Tak habis akal, petugas bea cukai Bandara Soetta pun membawa ORM ke rumah sakit untuk dilakukan rontgen.

“Dari pemeriksaan rontgen ternyata didalam tubuhnya ditemukan terdapat butiran kapsul yang diduga sebagai sabu, saatnya dilakukan proses pengeluaran ternyata memang kapsul tersebut berisi sabu,” kata Arman.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 70 butir kapsul yang berisi sabu 1,268 kg bersarang didalam tubuh pelaku. Petugas pun berupaya mengeluarkan seluruh kapsul hingga memakan waktu tiga hari.

“Resiko dari modus ini sangat berbahaya, jika kapsul pembungkus pecah didalam tubuh pelaku maka seluruh organ dalam akan hancur, tapi ternyata bahaya itu mengalahkan godaan penghasilan menjadi kurir narkoba,” tuturnya.

Menurut pengakuan ORM, dirinya mendapatkan barang haram tersebut dari dua orang berinisial E dan MO yang berasal dari Republik Benin, Afrika. Saat tiba di Indonesia, dirinya akan dipertemukan dengan orang yang mengambil paket tersebut.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan siapa bandarnya ini, karena kasus ini kan melibatkan transnasional,” tandasnya.(Rahman)