Dir Polair Korpolairud Baharkam Polri Pimpin Press Rilis Penangkapan 2 Kapal Ikan Asing

 

Busurnews.com, Medan Sumut – Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak bersama Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Yassin Kosasih memimpin perss rilis penangkapan kapal ikan asing di selat malaka.

Dari pantauan wartawan RPK RI NEWS yang berada di lokasi membenarkan penangkapan kapal asing mencuri ikan di perairan Selat Malaka Indonesia. “Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Yassin Kosasih mengatakan Dit Polair Korpolairud Baharkam Polri melakukan penindakan terhadap dugaan illegal fishing yang dilakukan nelayan asing. Dua kapal asing diamankan dekat Pelabuhan Bandara Deli Belawan Medan. Senin (10/5).

“Dua kapal yang ditangkap ketahui OCHI/KHF 1937dan SLFA 3082. Kedua kapal berlayar menangkap ikan di perairan Selat Malaka Indoneaia. “Katanya didampingi Dirpolairud Poldasu Kombes Pol Dadang Kepala PSDKP Irwasda Polda Sumut serta Kasubdit Gakkum dan Patroli Air Dit Polair Korpolairud Baharkam Polri.

Dalam penangkapan Brigjen Yassin mengungkapan petugas mengamankan sejumlah tersangka bernama Samarth warga Thailand selaku nakhoda kapal OCHI/KHF 1937 asal Malaysia. Dengan bersama tiga orang ABK yakni dua WNA Thailand Som Chai dan Thawat Chai serta WNA myanmar Zin Maung Latt.

Dari KHF 1937 petugas Ditpolair menyita sejumlah barang bukti Ilegal Fishing. Di antara lebih dan kurang 1 ton ikan sejenis campuran alat tangkap jaring atau pukat trawl yang terlarang.

Penindakan dilakukan berdasarkan Subdit Intelair pada hari Rabu (5/5) mendapat Informasi dari nelayan jaringan Selat Malaka. Dari ade diketahui kapal KHF 1937 kerap cenderung masuk ke perairan Indonesia pada malam hari menangkap ikan, “jelasnya.

Selanjut Brigjen Yassin menuturkan pada hari Jumat (7/5) Kp Bisma 8001 Ditpolair melaksanakan patroli di laut Selat Malaka. Disaat petugas menangkap kapal SLFA 3082 tertangkap tangan sedang memakai jaring trawl di perairan Indonesia.

Tersangka Ilegal fsihing yang diamankan dari kapal SLFA 3082 Wonna (32) selaku nakhoda bersama tiga orang ABK, yakni Yinmaungaye (22), Boo (38), Tangyi (27) mereka mencuri ikan negara Indonesia untuk dibawa ke Malysia. RED/VENUS NEWS