Kategori
All Daerah KPK

Dana APBDesa Petani Duri Riiau Tahun 2018 ini, Diduga kuat Sarat Korupsi

 

Dana APBDesa Petani Duri Tahun 2018 ini, Diduga kuat Sarat Korupsi, Harapannya Penegak Hukum Tipikor Segera Bertindak Untuk Mencegah Potensi Kerugian Negara

 

Busurnews.com ,Duri Riau – Pemerintah Pusat dan Daerah telah menggelontorkan Dana Triliunan Rupiah untuk Anggaran Desa demi tercapainya kebutuhan Masyarakat dibidang Pembangunan Infrastruktur dengan tujuan dan harapannya untuk mendongkrak perekonomian Masyarakat di pelosok Desa menuju kesejahteraan sesuai amanat Konstitusi Negara ini.

Namun sangat aneh dan penuh tanda tanya apa yang di lakukan oleh oknum Apatur Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis – Riau, dalam mengelola Dana APBDesa nya, memang sekilas pandang kita seolah-olah di Desa tersebut tidak adanya kecurigaan sedikitpun terjadinya dugaan pelanggaran penyelewengan Dana APBDesa, bahkan terkesan sangat transpransi dalam menggunakan Dana APBdesa nya.

Setelah di amat-amati oleh Media www.busurnews.om pada Rabu (28/11) dalam pelaksanaan penggunaan Dana APBDesa, sesuai dengan pengumuman yang di tempelkan/dipasang di pagar kantor Desa Petani Duri, terdapat Anggaran atau adanya temuan Anggaran yang digunakan untuk keperluan Dana Biaya tidak terduga (Bidang Tidak Terduga) sebesar Rp. 49. 933. 978. 00. seolah-olah Anggaran tersebut sudah di telan oleh Siluman makhluk ghaib, sehingga Dana sebesar itu, oleh oknum Kaur Pembangunan Desa Petani tidak menduga adanya pembelanjaan Anggaran tersebut yang harus hilang begitu saja tanpa harus di pertanggungjawabkan Uang Rakyat yang di kelolanya.

Dengan temuan tersebut oleh Krue Media mencoba mencari tau informasi yang sebenarnya apa yang terjadi, dengan apa yang di paparkan oleh pihak Desa Petani Duri yang bertuliskan di Baleho pengumuman yang di pasang di pagar kantor Desanya, saat di jumpai Kepala Desa Petani Duri 28/11/18 di ruangan kerjanya, Rasikun mengatakan, untuk urusan Dana dan Pembangunan Desa, langsung saja ke yang bersangkutan bagian Kaur Pembangun untuk mempertanyakannya yang lebih akurat.

Dijumpai Kaur Pembangunan kantor Desa Petani Duri, Suprapto tidak berada di ruangannya, menurut salah satu staf desa,” pak Suprapto baru saja keluar dari ruangannya, oleh Krue Media tidak patah semangatnya, langsung menghubungi ke nomor Solulernya Kaur Pembangunan Desa Petani tersebut, namun sudah beberapa kali di contact tidak di angkat oleh oknum tersebut, begitu juga hal nya melalui pesan SMS namun sampai berita ini di tayangkan pihak Media belum bisa mendapatkan jawabannya.

Melihat kondisi seperti ini yang terjadi di kantor Desa Petani dalam pengelolaan Dana Desa tersebut, besar kemungkinannya diduga kuat telah terjadi penyalahgunaan dan dugaan sarat Korupsi APBDesa Petani Duri pada Anggaran Tahun 2018 ini secara terstruktur dan Harapannya kita bersama supaya, pihak Instansi Penegak Hukum Tipikor untuk bergerak cepat dan bertindak secepatnya, demi menyelamatkan Uang rakyat dan mencegah timbulnya Potensi kerugian Negara yang lebih besar lagi.(***)