Buruh Tagih Fee Penjualan Buah Sawit, PT PCR Sebanga Duri Membayar Dengan Tusuk Senjata Tajam

 

Kapolsek Mandau. Kompol Ricky Ricardo SIK

 

Busurnews.com,Duri Riau– Belum selesainya persoalan dugaan pencemaran lingkungan oleh pihak PT PCR sebanga Duri, yang merugikan Pemerintah Miyaran rupiah dan persoalan tersebut masih dalam penangan pihak DLH Bengkalis, kini perusahaan pabrik kelapa sawit PT PCR Duri ini juga berusaha kembali untuk menciptakan timbulnya permasalahan pidana baru dengan menancapkan Senjata Tajam ke tubuh pekerja dari Serikat Buruh.

Begini kejadiannya; berawal dari terjadinya perselisihan antara pihak Pabrik Kelapa Sawit PT.PCR yang beroperasi di Sebanga Duri dengan pihak buruh SPTD yang di Ketuai oleh saudara Alex P Siregar, Pihak Buruh SPTD mencoba melakukan penyetopan terhadap kendaraan mobil PT.PCR dengan maksud untuk meminta fee/pembayaran komisi buah sawit namun dari pihak PT. PCR mengklaim bahwa itu sudah di bayarkan kepada penjual buah sawit.

Tersangka JH, 42 th, alamat jalan aman pematang pudu, sdh dilakukan penangkapan dan penahanan di polsek mandau .

 

Oleh karena itu terjadilah cek-cok antara kedua belah pihak yang mengakibatkan tertusuknya Bagian perut pihak Buruh saudara Suparni oleh pihak PT. PCR oleh karena itu saudara Suparni Langsung dilarikan ke Rmah Sakit terdekat.

Kapolsek Mandau Kompol Ricky Rikardo SIK membenarkan adanya terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan di depan gerbang pagar PT PCR Sebaga Duri Pada Hari Senin tanggal 16 Juli 2018 sekira pukul 21.00 Wib yang di duga dilakukan oleh pihak Pabrik Kelapa Sawit PT PCR terhadap pekerja dari Serikat Buruh dengan nomor Laporan Polisi Nomor : LP/ 118/VII/ 2018 / Riau / Bks / Sek-Mdu tanggal 16 Juli 2018, Mereka ribut cekcok di depan Gerbang PT. PCR Jl. Gajah Mada Kel. Talang Mandi Kec. Mandau Kab. Bengkalis Riau, sesuai dengan laporan yang kita terima dari pelapor atas nama Ade Suprapto (30) warga di jalan Harapan Baru Kelurahan Talang Mandi Kecaman Mandau Kabupaten Bengkalis yang melihat waktu itu,”ungkap Ricky.

Kita juga sudah mengamankan satu orang yang di duga sebagai tersangka atas nama JH (42) warga jalan Aman Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau Duri, dan sudah kita tahan untuk penyelidikan lebih lanjut, ya terlapor masih dalam lidik.

Kapolsek Mandau Kompol Ricky Rikardo SIK lebih jauh menjelaskan kepada Media ini, menurut dari hasil laporan yang di terima oleh Polsek Mandau, kejadiannya sewaktu pelapor sedang duduk di warung sekitar Jl. Gajah Mada KM 03 Kel. Talang Mandi, pelapor melihat korban lewat diboncengi dengan menggunakan sepeda motor sambil memegang pinggang yang terlihat seperti bekas luka, selanjutnya pelapor langsung mengikuti korban yang menuju kearah rumah sakit Permata Hati, setelah sampai di rumah sakit pelapor melihat korban dalam keadaan terluka pada bagian pinggang sebelah kanan yang dikarenakan luka tusukan benda taham yang di duga di lakukan oleh JH (42) yang sekarang kita aman di polsek Mandau,”terangnya Ricky lagi.(mir)