Kategori
All

BUNG ARMAN PENDIRI I PRO KAWALJOKOWI : TOLAK KERAS AKSI DEMO SELALU MINTA MAKZULKAN JOKOWI.

 

 

Busurnews.com, Jakarta –  Massa PA 212 Dkk menggelar aksi menolak RUU HIP di depan Gedung DPR. Mereka tampak membawa spanduk-spanduk, salah satunya berisi tulisan ‘Makzulkan Jokowi’.

Istana menyatakan tuntutan itu salah sasaran.
Pantauan Kamis (16/7/2020) pukul 11.09 WIB, massa aksi dari ormas Islam memadati depan Gedung DPR sisi arah Slipi. Massa aksi berkerumun di dekat mobil komando.

Massa PA 212 Dkk di DPR Tuntut Pemakzulan Jokowi

Sejumlah massa tampak membawa spanduk-spanduk bertuliskan ‘Ma’zulkan Jokowi’, ‘Bubarkan PDIP’, dan ‘Tolak RUU HIP dan Tangkap Inisiatornya’.

Dari mobil komando, orator tampak menyerukan yel-yel. “Lawan lawan lawan PKI, lawan PKI NKRI Harga Mati,” ujar salah seorang orator.

Di mobil komando juga tampak spanduk berisi lima tuntutan umat (Lumat). Berikut isi kelima tuntutan tersebut:
1. Makzulkan Jokowi
2. Bubarkan PDIP
3. Tolak RUU HIP & Tangkap Inisiator
4. Tolak RUU Omnibus Law
5. Batalkan UU Corona

Di tempat terpisah Pengamat Politik millenial segaligus Pendiri dan komando Nasional wadah khusus bagi warga sosial Media ( Sosmed ) yang diberi nama dan pendiriannya sejak maret 2020 Ikatan Persaudaraan Relawan Online KAWALJOKOWI2024 yang lebih dikenal luas dengan sapaan Bung Arman ini turut angkat Bicara menyikapi Aksi Aksi Demo sekaitan masalah tuntutan RUU HIP yang marak di tolak dan menuai Protes berbagai kalangan elemen dan organisasi itu ,

Dirinya Sudah menilai adanya Agenda lain yang turut menyimpang dari tuntutan aksi yang mulanya disuarakan untuk menggalang emosi publik adanya ketidaksesuaian harapan dalam RUU HIP yang dianggap para Pendemo sebagai Celah untuk bangkitnya neo PKI jika RUU HIP sah dari sudut pandang pendemo.

Namun Arman sangat Menyesalkan dan Tidak Sependapat dengan Aksi yang mulai Salah Arah dan terbungkus melenceng itu juga yang nota bene ada saja Kata kata untuk MAKZULKAN JOKOWI saat demo ! apa para Pendemo ini paham tujuan demo nya atau memang sudah diarahkan oleh kordinator Lapangan nya ? Tanya Arman.

dirinya menilai beberapa Aksi yang hampir serupa terdengar nyanyian bahkan Ujaran minta jokowi di Makzulkan , tegas Arman Pada awak media ini.

Jadi saya dan kawan kawan lainnya merasa gelih dan aneh saja, kok sama saja Jokowi yang harus mereka tuduhkan atas aksi itu sebagai Inisiator RUU HIP jika selalu kaitkan Kata Makzulkan Presiden Sah .Sambung nya.

Apa korlap mereka sengaja membiarkan hal itu tersuarakan oleh para Demostran ?
Ini sudah melebar kemana mana arahnya gak jelas lagi yang mereka fokuskan apa ? Meski kita paham adanya tuntutan ini dan itu seperti yang diberitakan ramai media adanya beberapa tuntutan dalam aksi di depan DPR RI kamis tadi.

Arman meminta agar ingat wahai saudara saudaraku yang sukanya demo tolong jaga kedamain anak bangsa di Negeri ini jangan memaksakan kehendak secara brutal dengan ingin memakzulkan jokowi tegas arman.

Perlu kalian paham bahwa jokowi tampa meminta Simpatisan Rakyat yang sudah memilihnya apalagi para relawan yang masih Militan takkan bisa terima jika jokowi terus di utak atik konsentrasinya yang sedang berpikir dan bekerja keras demi menyelamatkan Rakyat dan Bangsa ini dari masalah Pandemi Corona Virus 19 yang berdampak bagi pertumbuhan Ekonomi Nasional bahkan 200 san lebih Negara terdampak Ekononi akibat Covid19 ini, yang ada sewajarnya kita sebagai Anak bangsa mari menahan diri untuk tidak memancing situasi yang bisa menimbulkan gesekan di tengah masyarakat kita jangan lah kita sudah terdampak Covid19 yang masih sibuk sibuknya Pemerintah Pusat hingga daerah menangani Covid19 dan Dampaknya terhadap situasi ekonomi khusus rakyat yang sedang banyak yang masih mulai bangkit setelah berbulan bulan kita Di rumah aja akan disuguhi tontonan dan aksi yang sepertinya tidak ada hentinya ini, harap Arman.

Marilah sejenak lebih pada memikirkan bangsa dan Rakyat yang tengah terdampak Covid19 kita tunjukkanlah rasa solidaritas kita semua sebagai anak bangsa untuk cinta Bangsa ini tetap bersatu melawan wabah covid19 ini. Berpendapat dan Demo ada aturannya dan tidak salah , namun jika dampaknya sudah memanas dan bisa berujung pada tindakan Pemaksaan meminta Kata Makzulkan Presiden Sah terus menerus di tebar ditengah publik bisa menimbulkan kegerahan diluar kontrol jadinya kata Arman..(***).