Bekerjasama Dengan YAYASAN WAKAF DAN BANK SINARMAS, FORMAD JABODETABEK REALISASIKAN GERAKAN KEMASYARAKATAN DI MADURA

 

BusurNews.Com,Madura -Pelaksanaan Wakaf Alquran oleh Forum Mahasiswa Madura (FORMAD) Jabodetabek bekerjasama dengan Lembaga Wakaf Al-Qur’an Indonesia yang bertempat di LPI Mambaul Ihsan, Prenduan di hadiri langsung oleh ketua Dewan Pengurus Lembaga Wakaf Al-Qur’an Indonesia, Ach. Baidhowi, Jumat (10/11/2017).

Acara yang dikemas dengan penampilan Hadrah banjarian ini, dihadiri oleh puluhan guru ngaji dan kurang lebih 300 masyarakat umum baik laki-laki dan perempuan karena selain pembagian wakaf alquran, juga dimeriahkan dengan bazar minyak murah yang ditaruh diakhir acara yang sistem pembeliannya pakek kupon.

Ach. Baidowi selaku ketua Yayasan Wakaf Indonesia mengatakan dalam sambutannya, bahwa wakaf alquran sebagai gerakan nasional yang dilaksanakan di beberapa tempat di Madura, salah satunya berlokasi di Sumber Bulu Prenduan Sumenep.

” Tidak jarang saya temui al-quran di beberapa masjid di Madura kebanyakan sudah tidak layak pakai, banyak yang robek, kusut dan hilang sampulnya maka dari itu perlu adanya pembaharuan.” Ungkap Baidhowi dalam sambutannya penuh semangat.

“Lembaga Wakaf Al-Qur’an Indonesia menargetkan satu juta mushaf Al-Qur’an untuk disalurkan ke masjid-masjid dan mushalla di seluruh Indonesia dengan sistem 10 mushaf untuk satu masjid atau mushalla. Semoga gerakan nasional wakaf Al-Qur’an ini berjalan lancar.” Kata Baidowi

 

“Selain itu, tujuan wakaf al-quran ini semoga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus mengaji dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.” Tambah ketua Yayasan Wakaf sekaligus DPR RI yang biasa dipanggil Awiek ini.

Begitupun disampaikan Moh. Khairi, ketua Formad Jabodetabek, bahwa Alquran selama ini hanya dijadikan hiasan dan pajangan. Oleh karena itu, dengan wakaf al-quran ini yang artinya kita mendapatkan al-quran yang baru semoga memberikan kesadaran untuk semakin giat dan rajin membaca Alquran dan juga bisa mempraktikkan nilai-nilai yang terkandung dalam al-quran dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga dengan adanya gerakan wakaf 1000 al-qur’an ini antusias masyarakat untuk membaca Al-Quran semakin bertambah, lalu kemudian konsepsi-konsepsi yang terkandung didalamnya dapat kita terjemahkan dalam kehidupan kita semua.” Ucap Khairi.

Menurut hafiz, salah satu penitia, bahwa kami sengaja mengundang kelompok Hadrah Banjarian untuk menjadikan acara ini meriah, banyak masyarakat berdatangan ikut meramaikan acara tersebut.
“Selain masyarakat bisa menerima Alquran juga bisa shalawatan bersama dan yang terpenting dapat terhibur.” Pungkasnya.