Kategori
All

BANJIR DI SIANTAR SIMALUNGUN,LONGSOR DI PARAPAT,BMKG SUDAH WANTI-WANTI SEBELUMNYA

 

 

Busurnews.com, Medan – Hujan deras mengguyur Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun pada Sabtu (11/7/2020) sore hingga malam ini mengakibatkan banjir di sejumlah titik.
Bahkan akibat dari banjir ini membuat arus lalu lintas macet total.
Amatan RPK RI Medan, sekitar Pukul 17.40 WIB malam, satu titik yang mengalami banjir cukup tinggi adalah Jembatan Sigagak, yang merupakan perbatasan antara Kecamatan Sinaksak, Kabupaten Simalungun dengan Kota Pematang siantar.

“Tadi saya lihat di jembatan itu aja sudah sampai dada orang dewasa,” ujar pria bermarga Saragih saat sedang melihat air yang meningkat di bawah sungai.
Warga khawatir debit air yang deras mengakibatkan penyangga jembatan amblas.
Apalagi jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian warga setiap waktu melintas sibolga,parapat dan medan.

“Ngeri saya jadinya, kalau parah gini, takutnya ambles. Apalagi pedagang pagi pagi pukul 04.30 subuh akan beraktivitas,” ujar Salman (42), salah seorang pengendara motor yang melintas dari arah Medan hendak menuju ke Kota Siantar.
Rony Rajagukguk (35), warga Dolok Maraja, Kabupaten Simalungun yang bekerja di salah satu gudang Jalan Medan Km 5,4 berharap debit air bisa menurun menjelang pagi besok.
“Ya semoga cepat di perbaikilah. Ini jalur saya kerja, takutnya ambruk. Harus mutar jadinya dari Dolok Maraja tembus ke Gurilla,” ujar Rony.
(RED/ALUNG RPK RI NEWS)

Laporan Wartawan RPK RI NEWS Medan/JUNAIDI