Allah SWT memberikan kesempatan kepada Nabi Muhammad SAW untuk dapat melihat surga, neraka, hingga alam semesta yang luas

 

Oleh: Dhedi Razak

Busurnews.com, JAKARTA —Allah SWT memberikan kesempatan kepada Nabi Muhammad SAW untuk dapat melihat surga, neraka, hingga alam semesta yang luas.
Dalam penglihatan Nabi, beliau melihat seseorang menyeret-nyeret usus sendiri di neraka, siapakah orang itu?Dalam kitab Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam karya Abu Muhammad Abdul Malik bin Hisyam dijelaskan, orang yang menyeret-nyeret ususnya tersebut adalah Amr bin Luhay. Kisah tersebut sebagaimana diriwayatkan Abu Hurairah RA berikut ini:

قال ابن إسحاق : وحدثني محمد بن إبراهيم بن الحارث التيمي أن أبا صالح السمان حدثه أنه سمع أبا هريرة – قال ابن هشام : واسم أبي هريرة : عبد الله بن عامر ، ويقال اسمه عبد الرحمن بن صخر – يقول : سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول لأكثم بن الجون الخزاعي : يا أكثم ، رأيت عمرو بن لحي بن قمعة بن خندف يجر قصبه في النار ، فما رأيت رجلا أشبه برجل منك به ، ولا بك منه : فقال أكثم : عسى أن يضرني شبهه يا رسول الله ؟ قال : لا ، إنك مؤمن وهو كافر ، إنه كان أول من غير دين إسماعيل ، فنصب الأوثان ، وبحر البحيرة ، وسيب السائبة ، ووصل الوصيلة ، وحمى الحامي
Ibnu Ishaaq menjabarkan sebuah hadis, Rasulullah berkata: “Aku melihat Amr bin Luhay menyeret usus-ususnya di neraka.”
Ibnu Ishaq berkata bahwa Muhammad bin Ibrahim bin Al-Harts At-Taimi berkata kepadaku bahwa Abu Shalih As-Samman berkata kepadanya bahwa Abu Hurairah mendengar Rasulullah SAW bersabda kepada Aktsam bin Al-Jaun Al-Khuzai: “Wahai Aktsam, aku melihat Amr bin Luhay bin Qama’ah bin Khindif menyeret usus-ususnya.”

“Dan aku tidak melihat orang yang amat mirip dengan orang lain melainkan engkau dengannya dan dia denganmu,”.

Kemudian Aktsam berkata:
“Barangkali kemiripannya denganku itu membahayakanku wahai, Rasulullah?”

Maka Nabi pun bersabda:
“Tidak. Sebab engkau orang Mukmin sedangkan dia orang kafir.”
“Dialah (Amr bin Luhay) orang yang pertama kali mengubah agama Ismail.
Dia memasang berhala, mengiris telinga unta, melepaskan saibah, memberikan wahilah, dan melindungi Hami.”

Sebagaimana diketahui dalam sejumlah sirah nabawiyah, Amr bin Luhay merupakan tokoh yang mempopulerkan paganisme di kalangan masyarakat Arab Makkah.

 

@drr