Ajang Lomba Lingkungan ,Tim Juri GSF Datangi SDN Purwantoro 5 Kota Malang

 

BusurNews .Com,MALANG RAYA ,- Tim juri penilai Green School Festival sudah menyebar pada titik titik sekolah tingkat dasar diwilayah Kota Malang, untuk memberikan penilaian dalam ajang lomba bertema 9 isu lingkungan sekolah.

Tim juri penilai yang terdiri dari 2 orang yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan Kota Malang serta 1 orang dari unsur media cetak lokal.Salah satu sekolahan dasar yang didatangi oleh tim juri tersebut adalah SDN Purwantoro 5 Kota Malang.Rabu (08/11).

Sambutan Tari Bapang dan parade fasion mode baju dari barang bekas serta yel yel pasukan hijau menyambut kedatangan tim juri
disekolah setempat.

Hal itu menjadi perhatian tim juri yang dilanjut dengan mendengarkan uraian dan penjelasan para siswa setempat diruang kelas V yang turut dihadiri perwakilan beberapa wali murid serta guru pendamping siswa.

Tim juri tersebut menyimak penjelasan siswa terkait potensi di sekolah dasar purwantoro 5. Dari pantauan awak media,
Tim penilai GSF juga menanyakan tentang persoalan persoalan yang ada dilingkup sekolah setempat, sekaligus siapa saja yang diajak untuk mencari solusi pemecahannya. Termasuk saran saran dalam maping permasalahannya.

Penilai juga memberikan pemahaman kepada siswa terkait istilah TPS yang dimaksudkan adalah tempat pembuangan sementara,bukan tempat pembuangan sampah.Karena ada tempat tersendiri untuk pembuangan sampah yang dimaksud.

Terkait persoalan kerusakan ringan disekolah solusinya juga ditanyakan dan terjawab dengan responsif oleh siswa termasuk keterlibatan pihak wali murid dalam proses pembangunan nya melalui sumbangan sukarela.

 

Kepala Sekolah setempat, Noenoek Wahjoeni,S.Pd.,M.Pd dari ruang kerjanya mengatakan,bahwa soal penilaian oleh tim juri untuk soal kalah menang bukan hal utama.Namun soal penanaman karakter siswa itu yang paling penting. Lomba hanyalah sebuah motivasi.

“Membangun karakter anak anak ditingkat dasar agar menjadi kebiasaan yang positif.” ujar Nonoek Wahyuni

Ditambahkan olehnya, “Peka terhadap lingkungan ,segera membersihkan sampah yang terlihat berserakan maupun berinteraksi dengan sesama teman untuk bersikap menghargai dan menumbuhkan jiwa kasih sayang.” pungkasnya.(Galih)