Kategori
News

Ada Hidden Agenda Pilkada DKI Terkait Teror Pada Novel Baswedan

 

Busur News Com,Jakarta- Penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan yang merupakan sepupu Anies Baswedan bukan sebuah aksi kriminal murni seperti yang dikatakan Presiden Joko Widodo ,tampak dalam mimik Joko Widodo saat memberikan keterangan di television yang terlihat sangat marah dan tidak siap untuk menjawab pertanyaan wartawan saat ditanya terkait kejadian tersebut

Kejadian kekerasan pada Novel adalah sebuah teror politik yang di balut dengan aksi kriminal yang bertujuan untuk menutupi dugaan dugaan dan temuan rencana aksi kecurangan dalam pilkada DKI Jakarta seperti pengelembungan DPT dan penolakan masyarakat jakarta terhadap Djarot
Kejadian kepada Novel lebih sebuah cara untuk pengalihan isu isu akan adanya potensi kecurangan yang akan dilakukan untuk mengagalkan kemenangan anies-sandi .

Selain itu juga terkait rencana KPK akan mengumumkan para tersangka baru pelaku korupsi proyek e-KTP yang sudah ditandai dengan status cekal Setyanovanto oleh KPK serta tercantumnya nama Basuki Tjahaya yang dalam daftar anggota DPR periode 2009-2014 yang diduga menerima aliran Dana proyek e-KTP ,yang akan di umumkan sebelum Hari pencoblosan patut diduga Ada benang merah terkait tindakan terror pada Novel Baswedan
Karena itu Gerindra menyerukan pada kader Gerindra dan Rakyat Jakarta untuk bersiap siap melakukan perang puputan untuk melawan para gerombolan jahat yang akan coba coba menekan KPK dengan melakukan terror kekerasan pada personil KPK dan melakukan kecurangan pada pilkada DKI putaran kedua.

Waketum Gerindra

Poyoyuna Arief

 

(Riena)