ADA DUA JENIS PAHAM KEAGAMAAN YANG DIANGGAP BERMASALAH DI INDONESIA.

 

Oleh : Dhedi Rochaedi Razak

BusurNdws.Com,AKARTA — ADA DUA JENIS PAHAM KEAGAMAAN YANG DIANGGAP BERMASALAH DI INDONESIA.

 

Bermasalah dengan
persoalan teologis dan
bermasalah karena bertentangan dengan sendi-sendi kenegaraan.

 

“Apa yang bermasalah dengan paham keagamaan,
Yaitu menyimpang dari sunnatullah wa sunnah rasul.

Kalau menyimpang dari sisi sendi kenegaraan,
Berarti ada yang kontraversi dengan kepentingan kenegaraan kita,”.

 

Hal yang kontraversi dengan kepentingan negara,
Bisa bertentangan dengan dasar dan lambang Negara Indonesia.
Hal ini juga dianggap aliran yang bermasalah.

Tugas pemerintah bukan menyesatkan, tapi bagaimana mengembalikan mereka yang menjadi pengikut paham bermasalah ke jalan yang benar.
Pemerintah memberikan mereka pembinaan, advokasi dan memfasilitasi.

Kementerian Agama (KEMENAG) tidak menyebut aliran sesat, tapi menyebutnya dengan paham-paham keagamaan yang bermasalah.

KEMENAG bukan lembaga yang men-judge kesesatan, Kemenag adalah lembaga yang memberikan pembinaan dan mengayomi masyarakat.

 

“Agar masyarakat bisa menjalani kehidupan agamanya Secara baik, sesuai dengan ajaran kitab sucinya masing-masing,”.

 

Akan tetapi,
Paham-paham keagamaan bermasalah di Indonesia tidak terlalu mengkhawatirkan.
Selama ini masyarakat Indonesia masih bisa hidup berdampingan satu sama lain.

Artinya tidak perlu menghembus-hembuskan informasi banyaknya aliran sesat di Indonesia sudah dalam kondisi lampu kuning.
Sebenarnya tidak terlalu mengkhawatirkan.

 

Karena persoalannya begini, isu agama ini isu yang sangat sensitif, sering menjadi alat.

Contohnya bagaimana
(menggunakan isu agama untuk)
Mendulang suara, itu sering kali.

(Rn)