Kategori
opini publik

Sistim Negara Khilafah Yang Dikampanyekan HTI Bukanlah Solusi Untuk Keluar Dari Masalah

 

Oleh : Dr. Dhedi Rochaedi Razak, S.HI, M.Si

 

Busur News Com,Jakarta — Sistem negara khilafah yang dikampanyekan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) bukanlah solusi untuk keluar dari semua permasalahan.

*Adapun kampanye yang mereka lakukan di negara demokrasi seperti Indonesia dengan mengatasnamakan kebebasan berpendapat dan berorganisasi merupakan bentuk penyelundupan demokrasi*. –

*Mereka yang mengampanyekan khilafah dan mengatakan sistem khilafah merupakan sistem yang sempurna diterapkan di Indonesia karena berdasarkan Alquran dan hadis sehingga bisa menyelesaikan semua persoalan di Indonesia ialah salah besar*. –

📧

Dalam sejarahnya, sistem khilafah yang diterapkan di negara Arab tidaklah sempurna.
Bahkan, salah sedikit dan tidak sesuai dengan pemimpin saja, bisa mempertaruhkan nyawa.

Jadi, sistem khilafah bukanlah sistem yang sempurna dan masih ada kekurangannya.

Heran dengan sikap HTI yang ingin mengubah Pancasila dan sistem demokrasi di Indonesia, tapi selalu saja berlindung di balik demokrasi.
Mereka, tidak terima acaranya dibubarkan dan menyindir mengapa negara demokrasi kok membubarkan pengajian.

Nah kemarin itu ada pembubaran pengajiannya Felix.
Mereka mengatakan kok membubarkan pengajian.

*Padahal, di zaman khilafah, jangankan pengajian, ulama pun ditangkapi kok kalau tidak sepaham dengan khalifah*. –

 

Demokrasi, ada aturan dan hukumnya.
Dalam era Orde Baru, kelompok ini bisa saja langsung dibubarkan oleh pemerintah.

Namun, dalam era demokrasi seperti sekarang, mereka malah memanfaatkan demokrasi dan ingin mengubah dasar negara dan ini tidak bisa dibiarkan.

“Kita tidak perlu ragu menindak orang-orang yang memanfaatkan demokrasi untuk merusak demokrasi,”.

Caranya, bisa dengan dialog dan negara harus hadir.
Dan kalau kelompok itu sudah kebablasan ingin mengubah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi sebuah khilafah, mereka tidak hanya berhadapan dengan Banser, mereka juga akan berhadapan dengan juataan rakyat Indonesia.

“Menjaga NKRI bukan hanya Banser, tapi tugas kita semua.
Jadi HTI akan berhadapan dengan ratusan juta masyarakat Indonesia,”.
Jadi, Indonesia sudah selesai dengan sistem demokrasi.

*Sudah ada UUD 45 dan Pancasila, Khilafah bukanlah solusi untuk Indonesia*.–

(Riena)