(RIIC)Apresiasi Kinerja Kapolda Sumatera Irjen Pol Martuani Sormin Siregar

Jakarta (Busur News)
Kisah pembunuhan Jamaluddin, Hakim PN Medan yang sangat menjadi perhatian masyarakat di tanah air, kini sudah terbuka secara terang benderang.3 orang tersangka Zuraidah Hanum (ZH), istri muda korban yang menjadi otak pembunuhan, bersama 2 ekskutor Jefri Pratama (JP) dan Reza Fahlevi (RF), juga sudah resmi ditahan.Namun, di balik peristiwa yang terjadi pada 29 November 2019 itu, terselip jejak yang cukup mencengangkan. Hal itu tak lain menyangkut perselingkungan ZH, si istri korban yang menjadi otak pembantaian dan keterlibatan JP, kekasih gelap ZH yang turut terlibat dalam pembunuhan sang penegak hukum secara sadis.Begitu juga dengan rencana pembuangan mayat ke kawasan Beastagi, Kab. Karo hingga akhirnya jasad korban dibuang di sebuah perkebunan kawasan Kutalimbaru, Kab. Deliserdang.
Semua itu diungkap secara jelas oleh Kapoldasu Irjen Martuani Sormin Siregar dalam paparannya di Mapolda Sumut, Rabu (8/1/2020). “Pembunuhan ini terbilang keji, karena pelakunya adalah istrinya sendiri dengan eksekutor kekasihnya, di rumah korban. Tepatnya di kamar tidur korban dan istri tepat di samping kamar anak mereka yang sedang terlelap,” terang Martuani Sormin.
Pria 56 tahun itu merenggang nyawa setelelah dibekap menggunakan kain saat tertidur oleh istrinya ZH dibantu 2 tersangka lainnya JP (42), warga Jl. Selam No.64, Kel. Tegal Sari Mandala I, Kec. Medan Denai dan RF (29), warga Jl Stella Raya No.131, Lingkungan 10, Kel. Simpang Selayang, Kec. Medan Tuntungan.“Posisi korban Jamaluddin tidak bisa memberikan perlawanan ketika Reza membekap wajahnya dengan kain. Saat bersamaan, Jefri Pratama memegangi kedua tangannya, sedangkan istrinya Zuraidah menduduki kakinya, padahal saat itu ada putri mereka dan sempat terbangun, tapi kembali tertidur setelah di tenangkan oleh Zuraidah,” beber Kapolda. Ketua Umum Rumah Inspirasi Indonesia Center (RIIC) memberi apresiasi atas kinerja Kapoldasu yang baru Irjenpol Martuani Sormin Siregar beserta jajarannya dengan cepat mengungkap kasus ini,baru menjabat hitungan bulan sudah menorehkan prestasi yang gemilang.sehingga masyarakat sumut dapat merasakan ketentraman,keamanan dan kepastian hukum.Sebagai Putra kelahiran tapanuli selatan,sumatera utara Irjenpol Martuani Sormin siregar yang sangat mengetahui karakteristik daerah dan masyarakat yang dipimpin nya dalam menciptakan suasana kondusifitas dan Kamtibnas disumatera utara,dan Kapolri Idham Azis sangat tepat menempatkan Irjenpol Martuani Sormin Siregar sebagai Kapoldasu.