PLN Hadir Sebesar -Sebesar nya Untuk Kesejahteraan Rakyat,Pergantian Dirut PLN



Jakarta (Busurnews) Sebagai bagian yang terlibat dalam aktivitas operasional PLN, baik dimasa lalu saat sewaktu masih aktif bekerja di PLN maupun saat ini sebagai pemerhati dan pencinta PLN, maka sangat wajar kami yang tergabung dalam Serikat Pensiun Pekerja Listrik Nasional (SPPLN) ikut memberikan andil masukan pemikiran dan konstribusi untuk menjaga kelangsungan dan kehadiran PLN untuk sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa.
Andil PLN sebagai perusahaan negara yang strategis yang dalam UUD 1945 pasal 33 ayat 2 adalah menyangkut cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak sehingga dikuasai negara. Posisi ini tentu sangat penting bagi kemajuan bangsa dalam rangka menggerakkan perekonomian Indonesia.Untuk mencapai cita-cita mulia tersebut tentu tidak terlepas dari para pengelola PLN yang ditunjuk oleh pemerintah dalam hal ini keputusan terakhir ada pada Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin oleh Presiden.
Oleh sebab itu sejalan dengan Nawacita Presiden Jokowi serta keluhan Presiden saat peresmian PLTP Lahendong yang lalu di Minahasa Sulut bahwa tarif listrik PLN termasuk mahal dibandingkan negara lain karena adanya broker /calo (Republika 27/12/2016).
Maka kami dari SPPLN mendukung pemerintah untuk menentukan dan memilih Direktur Utama PLN serta Direktur dan Komisaris PLN yang mampu mewujudkan tarif listrik yang lebih murah tersebut.
Menurut Ketua Serikat Pensiun Pekerja Listrik Nasional Edwin Dwana Putra,Pejaten Jakarta selatan (26/11/2019) calon Dirut PLN, Direksi dan Komisaris minimal memiliki beberapa kriteria sebagai berikut :

  1. Harus punya integritas kuat, jujur dan berakhlak baik. Tidak mentolerir adanya indikasi calo atau broker dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan seperti yang terjadi dan kasat mata pada kasus PLTU Riau 1.
  2. Profesional dalam bekerja. Semata-mata bekerja untuk kemajuan PLN yang berdampak kepada peningkatan ekonomi negara.
  3. Memiliki kompetensi dalam bidang kelistrikan, mengetahui proses bisnis PLN sehinggga mampu mengimplementasikan jalan nya roda proses bisnis kelistrikan dengan efektif dan efisien.
    Pada akhirnya keberhasilan pengelola PLN seperti Dirut, Direksi dan Komisaris yang ditunjuk pemerintah adalah sejauh mana listrik dapat dinikmati masyarakat dengan keandalan yang tinggi dan sesuai harapan Presiden Jokowi tarif listrik Indonesia tidak lebih mahal dibanding negara lain.
    Keberhasilan Dirut PLN dan perangkatnya yang akan datang harus bisa menurunkan tarif listrik saat ini. Sangat gagal bila tarif listrik saat ini justru naik.
    Edy M.Azrul Syahputra,Sekjen Serikat Pensiun Pekerja Listrik Nasional menuturkan” calon Dirut, Direksi dan Komisaris yang memiliki 3 (tiga) kriteria tersebut di atas maka tidak akan begitu sulit untuk menerapkan dan memenuhi harapan Kepala Negara tersebut.
    Sejalan dengan release ke media ini kami juga mengirimkan surat ke Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo demi terwujudnya PLN yang lebih baik untuk masa yang akan datang yang mendorong perekonomian nasional.
    Demikian Serikat Pensiun Pekerja Listrik Nasional (SPPLN), Kami berharap sumbang pemikiran dan masukan ini dapat bermanfaat untuk kemajuan bangsa.