Sikap Elite Politik Yang Masih Terbelah Pasca Pemilu Dikhawatirkan Menular Ke Masyarakat Akar Rumput.

Oleh:Dhedi Rochaedi Razak

Busurnews.com, JAKARTA —

Sikap elite politik yang masih terbelah pascapemilihan umum dikhawatirkan menular ke masyarakat akar rumput.

Pasalnya, Pemilu 2019 yang sarat politik identitas dikhawatirkan berdampak pada keutuhan dan persaudaraan bangsa.

Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo diminta merangkul kembali seluruh komponen bangsa agar kembali bersatu meski berbeda pilihan politik.

“Menjadi presiden bukan hanya dari (partai) pengusung, tapi presiden dari semua orang termasuk yang tidak memilih dia,”

Jika berpedoman pada konstitusi, situasi masyarakat yang terbelah bisa diredam kalau ada pihak yang tidak puas dengan hasil pemilu.

“Kan ada jalurnya seperti ke Bawaslu, Mahkamah Konstitusi.”

Jika polarisasi masyarakar dibiarkan, sesama anak bangsa bisa saling bertikai seperti yang terjadi di negara-negara di Timur Tengah hanya karena politisasi agama.

“Di Irak, Mesir, Suriah, karena isu itu islam anti-Islam.

Kami merasa lucu terus terang saja kalau pasangan Jokowi Kiai Ma’ruf amin disebut anti-Islam.

Mudah-mudahan pelajaran yang sangat berharga bahwa pemilu sekarang dengan isu agama jangan sampai terjadi,”

–. Kita juga mengajak masyarakat menjaga dan mempertahankan tiga jenis persaudaraan, yakni

ukhuwah wathoniyah
(persaudaraan dalam kebangsaan),

ukhuwah islamiah
(persaudaraan dalam Islam) serta

ukhuwah basyariyah
(persaudaraan dalam kemanusiaan).

(Rn)