Rakyat Indonesia Secara Konstitusional Telah Melakukan People Power Pada 17 April Lalu.

Oleh: Dhedi Rochaedi Razak

Busurnews.com, JAKARTA —

Rakyat Indonesia secara konstitusional telah melakukan People Power pada 17 April lalu.

People Power ini, untuk menentukan masa depan bangsa Indonesia sendiri yang dilakukan melalui pemilihan umum.

Tidak perlu ada people power yang lain.

“Sekarang tinggal menunggu hasil penghitungan suara yang secara resmi akan diumumkan Mei mendatang,”.

Pelaksanaan pemilu yang baru lalu memang ada beberapa hal yang masih kurang.

Namun secara umum sudah berjalan dengan baik.

Memang ada kecurangan namun tidak banyak dan tidak mengganggu legitimasi pemilu itu sendiri.

Karena itu saya mengajak baik masyarakat maupun elite saat ini tenang dan tidak perlu melakukan gerakan-gerakan yang justru dapat mengganggu.

Pada saat seperti sekarang ini, menegaskan tidak ada satu pihak pun yang kemudian dapat mengklaim telah menenangi pemilu atau pilpres.

“Pihak pasol nomor urut 01 maupun 02, saat ini tidak dapat mengklaim telah memenang pilpres.

Karena memang belum ada pernyataan resmi dari lembaga penyelenggara Pemilu, yakni KPU,”.

Baik hasil yang diperoleh melalui quick count yang dilakukan lembaga survei maupun exit poll atau pernghitungan sendiri, bukan merupakan hasil resmi.

“Bukan, Quick count atau exit poll atau apa pun itu, bukan merupakan hasil resmi.

Hasil resmi pemilihan umum dan pemilihan presiden akan diumumkan oleh KPU Mei mendatang,”.

–. Setelah diumumkan, ada waktu untuk melalukan gugatan di Mahkamah Konstitusi.

Ini untuk adu argumen jika ada keberatan-keberatan.

Oleh karena itu, tidak perlu kemudian mengambil langkah yang di luar yang sudah ditentukan oleh hukum.

Jika ada, polisi maupun TNI dapat mengambil langkah untuk menjaga keamanan dan bahkan keselamatan Bangsa dan Negara.

(Rn)