ICMI Merilis Hasil Riset Mengenai Pandangan Media Seputar Penelitian Bertajuk ‘Pilpres 2019

Busurnews.com, Jakarta – Bekerja sama dengan Ikatan Cendekiawan Muslim se – Indonesia (ICMI) merilis hasil riset mengenai pandangan media seputar pemilih calon presiden dan wakil presiden. Penelitian bertajuk ‘Pilpres 2019 di Mata Media’ tersebut berfokus pada 6 media. Masing-masing tiga media cetak dan daring. Kompas, Republika, Jawa Pos, Detik.com, Kompas.com, dan Antaranews.com.

Ceo G Communication Andi Irman Patiroi mengatakan, metode dalam penelitian tersebut menggunakan metode purposive sampling.

Hasil analisis lembaganya, dari 6 media yang dipantau, total pemberitaan sebanyak 1681 berita. Keenam media tersebut memberitakan terkait dengan kontestasi pilpres 2019 yang terdiri dari topik terkait paslon 01 (Jokowi – Ma’ruf), paslon 02 (Prabowo – Sandiaga), dan umum.

Umum yaitu pemberitaan yang berimbang antara paslon 01 dan 02, serta berita umum lainnya seperti KPU, dan Bawaslu.

“Detik.com berada diperingkat pertama sebagai media yang memberitakan terkait pilpres 2019 dengan 790 berita, diikuti Antaranews.com 377 berita, Kompas.com 368 berita, Kompas 64 berita, Republika 46 berita, dan Jawa Pos 36 berita, “ujar Andi Irman pada acara Dialektika ICMI di Jakarta Pusat, Cikini Menteng Rabu (10/4/2019).

Secara kuantitatif, pasangan Jokowi – Ma’ruf diketahui unggul atas Prabowo – Sandi dalam porsi pemberitaan keenam media di atas. Sepanjang 1 – 31 Maret 2019, ada 906 berita seputar paslon nomor urut 01 tersebut. Sementara Prabowo – Sandi 590 berita. Pemberitaan yang menyebutkan keduanya atau berita umum seperti KPU dan Bawaslu sebanyak 185 berita.

“Namun secara kualitatif, media masih bersikap netral dalam mengangkat pemberitaan seputar Pilpres 2019. Isu – isu yang diangkat oleh keenam media tersebut berada dalam kategori yang realistis. Seperti, paslon 01 lebih banyak pemberitaan karena statusnya sebagai petahana, sehingga media lebih aktif dalam memberitakannya, “jelas Andi Irman.

Terkait kategori medianya, media online lebih mendominasi daripada media cetak. Ini menggambarkan minat pembaca topik tentang Pilpres lebih banyak di media online, sifat aksesnya yang mudah dan fleksibel.

Secara umum, kubu petahana lebih banyak diberitakan positif oleh media dibandingkan Paslon Prabowo – Sandi. Tercatat, di semua media yang di monitor Paslon 01 unggul. Hal ini dapat menjadi tren positif bagi paslon 01 mengingat Pilpres hanya tinggal menghitung hari.

“Namun, paslon Jokowi – Ma’ruf juga lebih banyak diberitakan negatif oleh media (24 berita) dibandingkan Paslon 02 / Prabowo – Sandi (22 berita), “pungkas Andi Irman.

Pada periode 1 – 31 Maret, paslon 01 menuai pemberitaan positif di media dengan isu yang paling dominan yakni mengangkat isu dukungan dengan total pemberitaan 84 berita. Sedangkan Paslon 02 / Prabowo – Sandi, isu Dukungan Paslon 02 tersebut hanya diberitakan positif sejumlah 48 berita, “pungkasnya.

Adapun survei dilakukan selama bulan Maret 2019. Teknik pengumpulan data menggunakan aplikasi Notify (media online) dan RED (media cetak). Untuk media sosial menggunakan tool Buzzsumo, Twitonomy, dan Brand24.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya adalah Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim se – Indonesia (ICMI) Prof.Dr. Jimly Asshiddiqie, SH. Bagaimana kebijakan di masa depan mengenai netralitas media elektronik.Ungkapnya.Prof Jimly Asshiddiqie,SH. (Bbg)