Optimalkan Kampanye Terbuka

Oleh : Dhedi Rochaedi Razak

Busurnews.com, JAKARTA —

Optimalkan Kampanye Terbuka

–. Rapat Umum atau Kampanye terbuka mulai Minggu (24/3) hingga 13 April 2019 tak boleh disia-siakan peserta pemilu, termasuk pasangan capres-cawapres.

Tahapan itu merupakan kesempatan terakhir untuk merebut simpati pemilih sekaligus meningkatkan elektabilitas.

Kampanye terbuka bisa menjadi sarana bagi kandidat untuk langsung menyapa masyarakat.

Mereka pun bisa menyakinkan kepada para pemilih, termasuk undecided voters atau yang belum menentukan pilihan dan yang masih ragu-ragu.

Terlebih lagi, menurut hasil survei lembaga-lembaga survei, pemilih kategori itu jumlahnya masih signifikan.

“Kedua paslon sama-sama punya peluang.

Sekarang paslon 01 (Jokowi-Ma’ruf Amin) dan paslon 02 (Prabowo Subianto-Sandiaga Uno) harus bekerja keras menggaet pemilih milenial, swing voters ataupun undecided voters,”.

UNDECIDED VOTERS

merupakan pemilih rasional dan tidak mudah terpengaruh.

Karena itu, kampanye terbuka perlu dimanfaatkan dengan strategi yang tepat.

“Biasanya mereka menentukan pilihan menunggu masa kampanye, bahkan baru memutuskan pilihan di bilik suara atau saat hari pemilihan.”

KPU menetapkan sistem zonasi untuk membedakan jadwal kampanye terbuka peserta pemilu sehingga tak bentrok.

ZONA A meliputi:

Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku, dan Papua.

ZONA B meliputi:
Bengkulu, Lampung, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Banten, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Pada hari pertama, Jokowi-Ma’ruf Amin mendapat bagian di Zona B, sedangkan Prabowo-Sandi di Zona A.

Mereka akan bertukar zona dua hari sekali.

Jokowi akan memulai kampanye terbuka di Banten, lusa, dan mengakhirinya di Jakarta, 13 April nanti.

TOTAL

Partai koalisi #01 sudah seharusnya akan mengerahkan seluruh kekuatan di kampanye terbuka untuk memenangkan Jokowi-Amin dan di pemilu legislatif.

Selain rapat umum dan iklan di media, seluruh caleg dan elite partai bakal bergerilya ke seluruh daerah di Tanah Air.

“para ketua ketua umum dan pimpinan lain akan bersafari ke Indonesia bagian barat hingga timur.
Sudah sepatutnya akan total menerapkan strategi dari darat, udara, door to door,”.

Sumatra akan jadi fokus gerilya karena perolehan suara di wilayah itu lebih sedikit ketimbang di Indonesia Tengah dan Timur.

“Kalau di Indonesia Tengah dan Timur itu ibaratnya sudah kuasai.

Di Jawa kenapa juga fokus karena paling mudah aksesnya sehingga caleg dan tim kampanye bisa banyak yang bergerak.”

“Rata-rata semua daerah akan didatangi.

Mungkin Jabar dan Banten akan didatangi berulang kali karena memang kita ingin mengejar kekalahan di Jabar dan berharap bisa menang di Banten.”

(Rm)