Akhirnya, Indonesia Punya Pasar Ikan Modern Ala TSUKIJI

Oleh:Dhedi Rochaedi Razak

JBusurnews.com, JAKARTA —

PASAR IKAN MODERN (PIM).

akhirnya, indonesia punya pasar ikan modern ala TSUKIJI

–. Begitu predikat yang disematkan pada sebuah bangunan yang digadang-gadang menjadi TSUKIJI ala Indonesia di kawasan tepi laut di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

TSUKIJI merupakan pasar ikan terbesar di Tokyo, Jepang yang terkenal sebagai surganya para pecinta ikan sebelum dipindah ke daerah Toyosu.

Butuh waktu 2,5 tahun yang ditunggu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memiliki pasar ikan tersebut.

Jokowi sudah mendambakan pasar ikan bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berbelanja.

“Juli 2016, berarti kurang lebih 2,5 tahun lalu saya perintahkan Bu Susi
(Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti).

Bu, apakah kita tidak bisa bangun pasar ikan modern yang bersih, sebersih pasar yang kita lihat di Tokyo yakni Tsukiji?

Jawaban bu menteri BISA.

Ya cepat kerjakan.

Bangun!
Enggak tau tempatnya di mana,”
kata Jokowi saat peresmian PIM Muara Baru, Penjaringan, Jakarta, Rabu (13/3).

Mulai dibangun sejak Februari 2018, gedung berantai tiga itu tidak ubahnya bangunan kantor dengan dinding kaca di bagian depan menambah kesan modern pada pasar.

Di sebelah kiri gedung terdapat eskalator yang membawa naik ke lantai dua, yakni food court terbuka yang menjadi pusat wisata kuliner perikanan.

Adapun di area belakang gedung, terhampar ratusan lapak penjual ikan yang beralaskan keramik.

Terdapat 894 kios basah (wet market) dan 155 kios kering (dry market).

Bangunan seluas 2 hektare itu juga dilengkapi fasilitas lain seperti cold storage, ruang pengepakan, Instalasi Pengolahan Limbah, klinik, ATM , ruang pertemuan dan masjid. PIM Muara Baru beroperasi mulai pukul 16.00 WIB hingga 00.00 WIB.

Hal pertama yang terkesan saat melintasi kios yakni tidak ada kesan bau amis dan becek yang terjadi pada pasar ikan pada umumnya.

Hal itu lantatan setiap kios dilengkapi drainase yang selalu dijaga kebersihannya agar tidak timbul bau.

Di pasar yang dibangun dengan APBN 2018 senilai Rp150 miliar itu, konsumen dapat membeli berbagai jenis ikan.

Seperti misalnya udang, cumi, gurita, sotong, tuna, tongkol, cakalang, bandeng, jambal dan sebagainya.

Pembeli juga dapat meminta ikan segarnya untuk diolah langsung menjadi masakan untuk langsung disantap di area food court.

“Saya minta agar penggunaan bangunan yang sudah modern disertai pola kerja baru dan kebiasaan baru.

Kualitas ikan dijaga agar tetap segar. Mari dijaga kebersihan keamanan dan kenyamanan,”
kata Jokowi.

–. Haji Mamad, 58, salah seorang pedagang ikan di sana mengapresiasi pembangunan PIM Muara Baru.

Pasalnya, kondisi pasar saat ini jauh lebih bersih dan nyaman dibanding sebelumnya.

“Kalau dulu kumuh.

Sekarang bagus, bersih, nyaman, nggak becek-becek,”
kata Haji Mamad saat berinteraksi dengan Jokowi.

Pedagang di pasar ini merupakan pindahan dari Pasar Ikan Muara Baru lama tak jauh dari lokasi.

Kepada Jokowi,
Mamad mengaku penjualannya bisa mencapai 500 kilogram per hari dengan harga rata-rata per kilogram sebesar Rp40 ribu.

(Rm)