TMMD ke 102 Makodim 0303 Bengkalis Membuka Jalan Penghubung Sepanjang 3.Km

:TMMD ke 102 Makodim 0303 Bengkalis Membuka Jalan Penghubung Sepanjang 3.Km Warga Sialang Rimbun Berterima Kasih

 

Busurnews.com,Duri Riau – Pembangunan Infrastruktur Jalan yang menghubungkan kedua Desa antara Desa Sialang Rimbun dengan Desa Maura Basung Duri Kecamatan Pinggir sudah cukup lama di dambakan oleh segenap lapisan Masyarakat.

Derita Puluhan Tahun Masyarakat di dua Desa tersebut yang selama ini terhambat oleh akses jalan penghubung untuk di laluinya demi untuk menghidupkan perekonomian keluarga mereka, kini permasahalan beban yang di derita oleh Masyarakat di kedua Desa itu sudah mampu teratasi dengan kehadiran Tentara Manunggal di Desa mereka.

Salah tokoh Masyarakat di Desa Sialang Rimbun mengutarakan kebahagiaannya kepada media ini, pada 26/07/18 dengan adanya kegiatan program TMMD Ke 102 dari kodim 0303/Bengkalis ini kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh personil TNI yang terlabit dalam membangun di Desa kami,”ungkap Kepala Dusun Siang Muda, H.Jali sebagai Perwakilan Masyarakat.

Program TMMD ini sangat membantu Masyakat dalam menghidupkan perekonom keluarga mereka, bahwa Dengan adanya TMMD membangun jalan penghubung dari Dusun 3 Sialang Muda ke Dusun 4 Sako Jaya yang menghubungkan ke Desa Muara Basung Dipastikan akan lebih baik di bidang perekonomian Masyarakat ke depan ini, sebab dengan Adanya TMMD ke 102 yang membangun jalan sepanjang 3.Km yang mampu menghubungkan kedua desa kami 9 dengan di tambah bangunan jembatan Box culfert sebagai infrastruk yang paling penting.

H Jali Juga Mengatakan Dulu asal musim hujan jalan kami sangat susah untuk keluar, bahkan adapun hasil Panen yang bisa kami angkut hanya dengan menggunakan kendaraan Roda Dua, itupun sering terjatuh dan terperosok ke lumpur karena kondisi jalan yang sangat Memprihatinkan.

Saya mewakili atas Nama Masyarakat Dusun Salang Rimbun Mengucapkan Banyak Trimakasih Kepada TNI dan Pemerintah dengan pengalokasian Sasaran TMMD ini di Desa Kami.(mir/arben)
[27/7 18:03] Amir RIAU: DLH Kab. Bengkakis Bungkam Tanpa Suara, Diduga Limbah Pabrik PT. SIPP – Duri, Cemari Sungai Juroeng Duri

Duri,Riau,”busurnews.com – Keresahan secara terus menerus akibat ulah Pabrik Kelapa Sawit PT. SIPP Sawit Inti Prima Perkasa – Rangau Duri, diduga yang belum memenuhi ketentuan perundung-undangan tentang perizinan, namun mereka telah melakukan aktifitasnya untuk beroperasi pengolahan di pabriknya.

Limbah Cair B3 kuat dugaan dibuang ke Sungai pada saat hujan turun.

DLH Kabupaten Bengkalis diduga ada main mata dengan pengusaha, dengan tidak adanya tindakan, malah terkesan mengulur waktu pada perusahaan.

Walau secara Media/publik mencuat namun Dinas Lingkungan Hidup dan DPRD Komisi I Kabupaten Bengkalis bungkam tanpa suara.

Ketua Umum LSM; DPP-LPPAN-RI. Lembaga Penyelamatan dan Pemanfaatan Asset Negara Republik Indonesia, Amir Mutalib (Legal Service) dan IKWADI (Ikatan Keluarga Wartawan Duri) kita sudah melayangkan surat terkait laporan masyarakat.

“Berdasarkan penyampaian dari Warga, dan telah melakukan Demo, surat untuk beberapa Instansi sudah kita sampaikan,”sebutnya.

” Surat yang disampaikan berkaitan dugaan tidak lengkapnya perizinan dan dampak lingkungan yang ditimbulkan pada kerugian masyarakat sekitar,” tandas Amir Mutalib (Legal Service) didampingi Edi Nurat yang menjabat sebagai Ketua IKWADI.

PKS PT SIPP-Duri yang terletak di KM 6 jalan Rangau, Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, telah beroperasi lama dengan membuang limbah B3 ke Sungai, melalui parit yang mereka buat.

Mengakibatkan bau busuk dan habitat ikan punah, mulai dari aliran parit ke hilir sungai.

Seperti diketahui aliran Sungai ini menuju Jembatan II Sungai Jurong Duri.

Sungai Jurong Duri sampai saat ini merupakan  tempat mata pencaharian Suku Sakai di daerah itu.

Warga setempat bernama Rustami (52), sebelum pabrik beroperasi kerap memancing dikala sore hari.

Lokasi memancing yang diminati warga di jembatan yang berada di bawah areal pabrik.

Dulu kerap dapat ikan Lele, ikan Gabus ,Ikan sepat  dan ikan Sapu,

“sekarang kalau mau mancing ya ke hulu, lewat parit itu, kalau ke hilir bawah ngak ada ikannya,” tutur Rustami tanpa berani menjelaskan sebabnya. pada Kamis, 26/07/18.

Kabag Pengawasan DLH Kabupaten Bengkalis Wahyuddin saat dikonfirmasi melalui seluler, beralasan belum pernah mendengar persoalan, dan belum menerima surat laporan pengaduan dari masyarakat jugs LSM.

“Nanti saya tanyakan dulu ke reception baru saya pelajari, nanti ditanyakan ke staff ” ucapnya.

Namun Wahyuddin, kalaupun parit ditutup kalau terbukti melakukan pencemaran akan ditindak tegas.

“dalam waktu dekat kita akan crosh chek lapangan, sample kalau bisa diambil,”sampai Wahyuddin.

Menyimak jawaban Kabid DLH bagian penindakan dan pengawasan, Wahyuddin, diduga telah berbohong tentang ketidaktahuan tentang persoalan Pabrik SIPP ini.

Agus dari pihak Management Perusahaan pabrik PT SIPP – Duri, pernah menyampaikan, pihanya telah dipanggil DLH dan minta beritanya jangan dinaikkan dulu.

Sejak itu terungkap Perusahaan diduga berusaha menghilangkan jejak dengan menutup parit yang mereka buat, tentunya atas andil dari DLH yang mengulur waktu pemeriksaan ke perusahaan tersebut.(mir)