Golkar usung “Dua D” Untuk Pilkada 2018 Jabar

 

Busurnews.Com, Jakarta – Partai Golkar resmi memberikan Surat Keputusan (SK) kepada pasangan calon kepala daerah yang diusung pada pilkada serentak 2018. Untuk Pilkada Jawa Barat, Golkar mengusung Duo D yaitu , Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi.

Deddy Mizwar diusung sebagai calon gubernur dan Dedi Mulyadi sebagai wakil (5/1/2018), hanya ada Dedi Mulyadi yang maju ke panggung saat dipanggil untuk menerima SK bersama para calon kepala daerah lainnya.

Dedi Mulyadi memakai batik berwarna kuning dan kopiah. Senyum mengembang di wajahnya.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kemudian langsung menyerahkan dokumen tersebut kepada calon-calon yang diusung Partai Golkar di pilkada 2018 untuk seluruh Indonesia.

Menurut Dedi Mulyadi ketika diwawancara para awak media   mengatakan kalau keduanya sudah berpengalaman

Dedi Mulyadi selama menjabat Bupati Purwakarta dinilai telah sukses dalam  membangun kemajuan Kab. Purwakarta dan asli orang Subang, Dedi Mulyadi pantas mendampingi pilgub Jabar 2018 karena memiliki banyak kesamaan dengan Dedi Mizwar.

Dukungan  masyarakat Jabar untuk Deddy Mizwar kembali berlaga di Pilgub Jawa Barat 2018 dalam membangun  Jawa Barat yang Adil,Makmur dan Sejahtera.

Menurut Dedi Mulyadi ,Calon gubernur itu harus mempunyai kapasitas dan integritas dan juga punya pandangan serta komitmen yang sama dengan pandangan yang berkembang dengan masyarakat Jabar.

kesamaan pandangan terhadap sosok Dedi Mulyadi  tersebut sesuai dengan aspirasi masyarakat Jabar yang multikultur.

Dedy Mizwar Wkl Gubernur Jawa Barat dan Dedi Mulyadi sebagai bupati dua periode di Purwakarta .

Lihatlah ada perubahan dalam pembangunan di Purwakarta ,”Jelas Dedi Mulyadi.

Menurut Dedi Mulyadi  ,bahwa Jawa barat itu berkumpulnya di Bogor,Bekasi,Sukabumi  Cianjur dan Bandung.

Refresentasi antara pedesaan dan perkotaan.

Nasionalis dan Religius

“Politisi ,Aktivis dan artis yang tersesat di jalan politik ,”katanya tertawa.

Menurut Dedi Mulyadi dia tidak terlalu ambisi menjadi wkl gubernur yang penting kerja karena bekerja lebih utama dari sekedar kekuasaan,”ungkapnya.

Dedi Mizwar ketika diwawancara media Mengatakan saling percaya tidak ada dusta diantara kita.,”tutupnya.(Riena).