12 titik penunjukan batas, yang di klaim H Ansori, masih dalam proses , belum berkekuatan hukum

 

BusurNews.Com,Jakarta – 12 titik penunjukan batas lokasi yang diklaim ahli waris H Ansori yang luasnya 8000 M, telah selesai dilakukan, sementara dalam pengakuan warga gang Beo Rt 13 /004 Pulo Gebang Cakung Jakarta Timur yang hanya luasnya 3,7 M. (17/10/2017)

Dalam penunjukkan yang 12 titik tersebut langsung di saksikan dari unsur Muspida TNI Polri. Dan Satpol PP, serta warga. Di acara penunjukan yang 12 titik tersebut, reaksi warga aman dan respon dengan penunjukan itu.

Dalam kesempatan tersebut Jhon F Kennedy, sebagai ketua paguyuban Gang Beo, Mengatakan, ” 12 titik penunjukan batas, yang di klaim H Ansori, masih dalam proses yang jelas belum berkekuatan hukum.Hukum yang hasilnya nanti di bandingkan dengan dokumen H Ansori, ucap Kennedy. Manalu dengan jelas.

 

Di tempat yang sama selaku Kuasa Hukum Warga, Gang Beo ,Rt,13/O4 Pulo gebang Permai ,Cakung Jakarta Timur, ” Wilman Malau SH. tuturnya.

Dengan penunjukan 12 titik yang batas lokasi yang di klaim ahli Waris H Ansori, yang luasnya 8000 M di lakukan pihak Muspida Walikota Jakarta Timur unsur TNI Polri serta warga, hasilnya di tolak karena tidak sesuai dengan dokumen yang ada ucapnya.

Senada juga di jelaskan Ellywati Saragih SH, titik kordinat yang di tunjukkan H Ansori,seharusnya harus pada titik tersebut.
Kemudian jika hasilnya sudah rampung dan akan di musywarahkan dengan warga juga dengan pihak H Ansori, tuturnya.

 

Kemudian surat berita acara yang telah di sepakati belum bisa menguatkan Klaim H Ansori bahwa Luas tanah yang 8000 M di klaim belum berkekuatan hukum dan surat berita acara itupun di semua di tolak warga

“Persoalan ini pun masih panjang ,maka di mohon kepada warga harus tenang dan menyikapinya dengan baik ,yang penting kita tunggu proses nya Pungkas.( Bambang S)